TikTok Perkuat Transparansi Konten AI dan Hapus Akun Palsu

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI dan Hapus Akun Palsu (Foto: medcom)

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI dan Hapus Akun Palsu (Foto: medcom)

Kabarinaja.id – TikTok resmi mengumumkan serangkaian langkah baru untuk memperkuat transparansi konten berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah strategis ini bertujuan membantu pengguna mengenali, memahami, dan memanfaatkan teknologi AI secara lebih bertanggung jawab di dalam platform.

Manajemen TikTok menjelaskan bahwa perluasan program literasi menjadi fokus utama, di samping peningkatan sistem deteksi spam berbasis AI. Perusahaan juga mempererat kemitraan global guna memastikan ekosistem digital tetap aman dan transparan bagi seluruh komunitas.

Untuk menyusun panduan edukasi, TikTok menggandeng organisasi NAMLE serta pakar AI Henry Ajder. Panduan tersebut di rancang agar pengguna dapat memanfaatkan teknologi AI secara bijak tanpa terjebak informasi yang keliru.

TikTok bahkan telah meluncurkan sebuah hub edukasi khusus di dalam aplikasi. Fasilitas baru ini langsung mengarahkan pengguna untuk mempelajari keterampilan praktis mengenali konten buatan AI saat mereka mencari istilah terkait di kolom pencarian.

Baca Juga :  4 Situs Download Foto dan Video Instagram Kualitas HD

Komitmen tersebut di perkuat melalui kolaborasi dengan organisasi terpercaya seperti NoFiltr dan Raspberry Pi Foundation. Sejak meluncur pada November 2025, konten edukatif ini terbukti efektif dan telah meraup lebih dari 200 juta tayangan.

Demi memperluas jangkauan program literasi ini, TikTok mengalokasikan dana lebih dari USD4 juta (sekitar Rp72,3 juta). Perusahaan jejaring sosial ini juga berencana terus menambah nilai investasi seiring perkembangan platform.

Perang Melawan Spam AI dan Akun Palsu

Penguatan sistem tidak hanya menyasar aspek edukasi, melainkan juga penanggulangan konten spam. TikTok menyadari penyalahgunaan AI untuk memproduksi spam secara massal dapat menenggelamkan karya autentik para kreator.

Sebagai langkah konkret, TikTok memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mendeteksi dan menghapus akun-akun bermasalah dalam skala besar. Sepanjang kuartal pertama tahun ini, sistem keamanan mereka berhasil menghapus lebih dari 86 juta akun palsu.

Uji coba peningkatan sistem deteksi kini sedang berjalan untuk memfilter akun yang mengunggah spam berbasis AI. Pengawasan ketat di prioritaskan pada topik sensitif yang memengaruhi kesejahteraan publik, seperti politik, tips finansial, serta kesehatan.

Baca Juga :  Strategi Investasi Saham Blue Chip Jelang Putusan MSCI 2026

Perluasan Pelabelan AIGC dan Teknologi C2PA

TikTok kini resmi bergabung sebagai anggota Dewan Pembina Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA). Langkah ini mempertegas posisi TikTok yang dua tahun lalu menjadi platform video pertama yang menerapkan teknologi Kredensial Konten C2PA.

Melalui integrasi Kredensial Konten, alat pelabelan mandiri bagi kreator, serta teknologi invisible watermarking, TikTok menunjukkan hasil nyata. Platform ini tercatat telah memberikan label pada lebih dari 3 miliar video sebagai AI Generated Content (AIGC).

Berbagai pembaruan ini melengkapi peluncuran perangkat kreatif baru seperti Smart Split dan AI Outline. Pengguna juga diberikan kendali penuh melalui fitur Manage Topics untuk mengatur volume konten AIGC yang muncul pada beranda mereka. (Wd/*)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Berita Terbaru

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri (Foto: RRI/Nadya)

Nasional

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Santri

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/rri)

Nasional

Hari Santri 2026, Prabowo Soroti Peran Pesantren bagi Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:06 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta (Foto: Logam Mulia/rri)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:56 WIB

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:04 WIB

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate (Foto: duniagames)

Game

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB