Grab dan Gojek Hapus Skema Langganan Hemat Driver Ojol

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 15:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Grab dan Gojek Hapus Skema Langganan Hemat Driver Ojol

Grab dan Gojek Hapus Skema Langganan Hemat Driver Ojol

Kabarinaja.id – Dua raksasa aplikasi transportasi daring, Grab dan Gojek, resmi menghentikan skema berlangganan layanan Hemat bagi para mitra pengemudi ojek online (ojol). Keputusan ini berdampak langsung pada mekanisme penentuan tarif layanan GrabBike Hemat dan GoRide Hemat yang biasa di gunakan konsumen untuk perjalanan jarak pendek.

Sebelum kebijakan ini berlaku, para pengemudi ojol wajib membayar biaya langganan sebesar Rp20.000 untuk mendapatkan kuota 10 perjalanan khusus layanan Hemat. Meskipun sistem langganan bagi pengemudi ini resmi berakhir, konsumen tetap bisa menikmati layanan GrabBike Hemat dan GoRide Hemat dengan penyesuaian harga terbaru.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa langkah ini di ambil setelah perusahaan melakukan evaluasi mendalam terkait efektivitas program tersebut. Menurutnya, perusahaan membutuhkan penyesuaian yang lebih tepat sasaran guna menciptakan ekosistem bisnis yang sehat bagi semua pihak terkait.

Baca Juga :  28 Aplikasi Sadap WhatsApp Palsu di Android Sudan Diunduh Jutaan Kali

Hasil Evaluasi dan Kesejahteraan Pengemudi

Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, memaparkan bahwa program langganan ini awalnya melewati masa uji coba pada November 2025 sebelum di terapkan secara nasional pada Februari 2026. Evaluasi setelah tiga bulan operasional menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keseimbangan pendapatan dan kesejahteraan para mitra pengemudi.

Manajemen GoTo akhirnya memilih untuk menyetop program langganan tersebut dalam waktu dekat demi kepentingan jangka panjang para pengemudi. Hans menambahkan, layanan GoRide Hemat ke depan akan menerapkan sistem pemotongan komisi sebesar 8 persen, setara dengan ketentuan pada layanan GoRide standar.

Langkah strategis Gojek ini juga menjadi bagian dari adaptasi perusahaan terhadap regulasi pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 mengenai Perlindungan Pekerja Transportasi Online.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian, PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Khitan Massal Gratis untuk Anak-Anak di Batang Merangin

Komitmen Bagi Hasil dan Jaminan Sosial

Melalui kebijakan baru ini, Gojek memastikan bahwa porsi pendapatan yang di terima oleh para pengemudi akan menjadi lebih besar dari sebelumnya. Perusahaan berkomitmen memberikan 92 persen dari total ongkos perjalanan GoRide langsung kepada para mitra pengemudi di lapangan.

Perubahan skema bagi hasil ini menjadi momentum penting bagi manajemen dalam merombak struktur pendapatan operasional perusahaan. Angka tersebut di harapkan mampu menjaga stabilitas pendapatan harian para pengemudi di tengah persaingan pasar yang ketat.

Grab dan Gojek memastikan bahwa penghapusan sistem langganan ini tidak akan mengurangi program kesejahteraan lainnya yang sudah berjalan. Kedua aplikator tetap berkomitmen menyediakan fasilitas jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan serta menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi seluruh mitra pengemudi. (Wd/*)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB