Kabarinaja.id – Roblox memperkenalkan Family Zone, pengalaman interaktif yang mengajak orang tua dan anak menjelajahi dunia digital secara bersama. Fitur ini memadukan aktivitas bermain dengan pembelajaran tentang keamanan daring, kewargaan digital, serta penggunaan kontrol orang tua.
Pengalaman tersebut dikembangkan Roblox bersama MindTrust dengan pendekatan yang menempatkan keluarga sebagai bagian dari aktivitas digital anak. Melalui Family Zone, orang tua dapat ikut memahami lingkungan Roblox sekaligus membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih aman.
Orang Tua Diajak Memahami Dunia Digital Anak
Family Zone dirancang agar proses mengenal dunia digital tidak berlangsung satu arah. Anak dapat mengajak orang tua menjelajahi berbagai bagian Roblox, termasuk lingkungan 3D dan pengalaman yang disesuaikan dengan kelompok usia pengguna.
Aktivitas tersebut juga membuka ruang bagi keluarga untuk membicarakan keamanan digital secara lebih interaktif. Pembahasan mengenai perilaku aman di internet diharapkan tidak hanya hadir sebagai aturan, tetapi menjadi bagian dari pengalaman bersama.
Pendekatan itu sekaligus memperkenalkan konsep kewargaan digital. Pengetahuan tersebut dapat membantu keluarga memahami kebiasaan yang lebih bertanggung jawab ketika beraktivitas di berbagai ruang digital.
Family Zone Perkuat Peran Keluarga
Keterlibatan orang tua menjadi salah satu bagian yang ditekankan Roblox melalui Family Zone. Pendampingan secara langsung dapat membantu orang tua memahami minat anak sekaligus mengenali aktivitas mereka ketika menggunakan teknologi.
Tami Bhaumik, Vice President, Civility & Partnerships, Roblox, mengatakan percakapan mengenai kebiasaan digital akan lebih bermakna ketika dilakukan bersama.
“Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membantu membangun kebiasaan digital yang sehat. Percakapan mengenai hal tersebut akan menjadi lebih bermakna ketika keluarga dapat mengeksplorasi dunia digital bersama,” ujar Tami Bhaumik di Jakarta, 6 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut menempatkan aktivitas bersama sebagai salah satu pendekatan dalam membangun pemahaman keluarga mengenai penggunaan teknologi.
Kisah Keluarga Indonesia Turut Ditampilkan
Peluncuran Family Zone juga menghadirkan sejumlah cerita dari Roblox Fans Indonesia. Kisah tersebut memperlihatkan bagaimana platform Roblox digunakan keluarga dalam berbagai aktivitas.
Sebagian keluarga memanfaatkannya untuk menghabiskan waktu bersama. Ada pula yang menjadikan Roblox sebagai ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas dan menemukan minat baru.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Roblox dalam keluarga memiliki bentuk yang beragam. Meski begitu, keterlibatan orang tua tetap dapat menjadi cara untuk memahami ketertarikan anak dan mendampingi aktivitas mereka di ruang digital.
Parental Controls Jadi Bagian Pendampingan
Family Zone hadir bersamaan dengan berbagai pengalaman Roblox yang tersedia berdasarkan kelompok usia. Pengguna dapat menemukan pengalaman melalui Roblox Kids dan Roblox Select, sementara orang tua memiliki akses terhadap fitur parental controls.
Kontrol tersebut memungkinkan orang tua menyesuaikan pengalaman digital anak ketika menggunakan platform. Kehadiran fitur itu memberikan kesempatan bagi orang tua untuk mengambil peran lebih aktif dalam pendampingan.
Pendampingan juga tidak sebatas mengawasi aktivitas anak. Orang tua dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk memahami apa yang dilakukan anak dan membicarakan kebiasaan yang aman selama berada di lingkungan digital.
Roblox Perluas Pengalaman Bermain Keluarga
Kehadiran Family Zone memperluas fungsi Roblox sebagai ruang bermain dan berkreasi. Platform tersebut kini juga menghadirkan pendekatan yang mendorong keluarga membicarakan keamanan serta perilaku digital melalui aktivitas bersama.
Tami mengatakan Family Zone dibuat agar orang tua dan anak dapat menjelajahi Roblox secara berdampingan.
“Family Zone kami hadirkan untuk memudahkan hal itu dengan memberikan pengalaman yang menarik bagi orang tua dan anak untuk menjelajahi Roblox berdampingan, sekaligus mempelajari keamanan daring, kewargaan digital, serta berbagai fitur yang tersedia untuk mendukung pengalaman digital keluarga mereka,” lanjut Tami.
Bagi keluarga, pendekatan tersebut menawarkan cara berbeda untuk mengenal aktivitas digital anak. Bermain bersama dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus memperkenalkan kebiasaan yang lebih aman saat menggunakan teknologi. (Wd/*)










