Kabarinaja.id – Sepanjang April 2026 pasar mobil listrik nasional kembali mencatat pertumbuhan positif. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) meningkat cukup tajam di bandingkan bulan sebelumnya.
Persaingan antarmerek pun makin ketat. Sejumlah model baru mulai mengisi pasar, sementara merek yang sudah lebih dulu hadir sukses memperbesar penjualan dalam waktu singkat.
Di posisi teratas, Jaecoo J5 EV masih menjadi mobil listrik paling laris dengan penyaluran mencapai 3.179 unit selama April 2026. Jumlah itu bertambah sekitar 220 unit dibandingkan Maret yang berada di angka 2.959 unit.
Dominasi tersebut memperlihatkan minat konsumen Indonesia terhadap SUV listrik masih sangat tinggi. Desain modern, fitur teknologi yang semakin lengkap, serta efisiensi biaya operasional menjadi daya tarik utama kendaraan di segmen ini.
Kenaikan paling drastis terjadi pada BYD M6. MPV listrik itu melesat dari 974 unit pada Maret menjadi 2.472 unit di April 2026. Dengan kata lain, pertumbuhannya menembus lebih dari 150 persen hanya dalam satu bulan.
Sementara itu, BYD Sealion 7 juga mencatat performa impresif. Model SUV listrik tersebut membukukan distribusi 1.617 unit atau naik sekitar 60 persen di bandingkan periode sebelumnya.
Persaingan Mobil Listrik Makin Ketat
Peta persaingan kendaraan listrik di Indonesia kini semakin berwarna. Tidak hanya dindominasi merek lama, sejumlah pemain baru mulai menunjukkan pengaruhnya di pasar domestik.
Geely EX2 berhasil mencatat penjualan 1.042 unit sepanjang April 2026. Di segmen premium, Denza D9 juga tampil kuat dengan distribusi 1.032 unit, melonjak lebih dari dua kali lipat di banding bulan sebelumnya.
Pertumbuhan juga di rasakan AION V yang naik menjadi 449 unit. Sementara Wuling Darion EV mencatat penjualan 421 unit atau meningkat hampir 40 persen secara bulanan.
Masuknya model-model baru ikut memanaskan pasar kendaraan listrik nasional. VinFast VF3, Wuling Eksion EV, serta Chery J6/iCar 03 langsung menembus daftar 10 besar mobil listrik terlaris April 2026.
Kondisi ini menandakan pilihan konsumen semakin luas. Produsen otomotif juga mulai agresif menghadirkan kendaraan listrik di berbagai segmen harga, dari city car hingga MPV premium.
Pangsa Pasar BEV Tembus 18,3 Persen
Secara keseluruhan, distribusi kendaraan nasional pada April 2026 mencapai 80.776 unit. Angka itu naik sekitar 31,8 persen di bandingkan Maret 2026.
Dari total tersebut, kendaraan listrik berbasis baterai menyumbang 14.185 unit dengan pangsa pasar mencapai 18,34 persen. Capaian itu menjadi sinyal bahwa adopsi mobil listrik di Indonesia terus bergerak naik seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Faktor lain yang ikut mendorong pertumbuhan adalah bertambahnya infrastruktur pengisian daya serta makin banyaknya pilihan kendaraan listrik dengan harga kompetitif. Pemerintah juga masih memberikan berbagai insentif untuk mempercepat transisi kendaraan berbasis energi bersih.
Jika di hitung sejak Januari hingga April 2026, total penjualan wholesales mobil listrik nasional sudah mencapai 47.781 unit. Jumlah tersebut melonjak sekitar 89,4 persen di bandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya berada di angka 25.231 unit.
Tren tersebut memperlihatkan pasar kendaraan listrik Indonesia sedang memasuki fase pertumbuhan cepat. Bila konsisten terjaga, bukan tidak mungkin mobil listrik akan menjadi salah satu tulang punggung industri otomotif nasional dalam beberapa tahun mendatang.
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris April 2026
Jaecoo J5 EV — 3.179 unit
BYD M6 — 2.472 unit
BYD Sealion 7 — 1.617 unit
Geely EX2 — 1.042 unit
Denza D9 — 1.032 unit
AION V — 449 unit
Wuling Darion EV — 421 unit
Chery J6/iCar 03 — 391 unit
VinFast VF3 — 378 unit
Wuling Eksion EV — 376 unit.(Tim)








