Harga Minyak Brent Anjlok 5% ke USD 94 per Barel

Sentimen Selat Hormuz Picu Kemerosotan Massal Pasar Komoditas

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Harga Minyak Brent Anjlok 5% ke USD 94 per Barel (Foto: Ai)

Ilustrasi. Harga Minyak Brent Anjlok 5% ke USD 94 per Barel (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Pasar komoditas global mengalami tekanan hebat. Investor yang mengantisipasi normalisasi jalur perdagangan di Timur Tengah memicu aksi jual. Dampaknya, grafik perdagangan mayoritas sektor energi dan logam terkoreksi tajam, di pimpin oleh kejatuhan signifikan pada sektor minyak mentah.

Minyak Mentah Dunia Rontok ke Level Terendah

Keputusan pelaku pasar untuk mengambil langkah mundur berkaitan erat dengan perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kedua negara tengah merumuskan perpanjangan gencatan senjata berdurasi 60 hari. Poin krusial dalam draf tersebut adalah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, sebuah jalur logistik vital bagi pasokan energi dunia. Sinyal redanya ketegangan geopolitik ini langsung memangkas premi risiko pada harga minyak.

Data perdagangan mencatat pelemahan mendalam pada dua acuan utama dunia:

  • Minyak Mentah Brent: Merosot USD 5,29 atau setara 5,31 persen, sehingga parkir di level USD 94,29 per barel.

  • West Texas Intermediate (WTI) AS: Menyusut USD 5,21 atau drop 5,55 persen menuju posisi USD 88,68 per barel.

Baca Juga :  Peluang Weak Hero Class Season 3, Ini Kata Pemain dan Sutradara

Koreksi serentak ini menyeret Brent dan WTI ke titik terendah dalam satu bulan terakhir. Penurunan tersebut sekaligus menghapus seluruh keuntungan yang sempat di bukukan pada sesi perdagangan hari sebelumnya.

Progres negosiasi ini masih dinamis. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi adanya kemajuan dalam komunikasi bilateral tersebut. Walau demikian, Presiden AS Donald Trump menegaskan masih ada beberapa poin krusial yang harus di selesaikan oleh kedua belah pihak sebelum kesepakatan final ditandatangani. Media regional Fars News juga membenarkan adanya isu-isu teknis yang belum mencapai titik temu.

Baca Juga :  Paylater Makin Diminati, Penolong atau Beban Finansial?

Batu Bara dan Logam Industri Ikut Melemah, CPO Bertahan

Efek domino dari lesunya sektor energi primer turut merembet ke komoditas tambang lainnya. Berikut detail pergerakan harga komoditas pada penutupan pasar:

Komoditas Sumber Data Nominal Akhir Persentase Perubahan
Batu Bara Tradingeconomics USD 131,75 / ton Turun 0,64%
Nikel London Metal Exchange (LME) USD 17,469 / ton Turun 0,18%
Timah London Metal Exchange (LME) USD 54.393 / ton Turun 0,64%
CPO (Minyak Sawit) Barchart MYR 4.496 / ton Stagnan (0,00%)

Berbeda dengan tren pelemahan massal, minyak kelapa sawit mentah (CPO) justru menunjukkan daya tahan dengan posisi harga yang tidak bergeser dari penutupan sebelumnya. (Wd/*)

Berita Terkait

Hari Musik Internasional, Ini Penyanyi R&B Lintas Generasi
Kekayaan Keluarga Rothschild dan Daftar Anggota Terkayanya
Mengapa Emas Bisa Menjadi Penyeimbang Portofolio Investasi?
Shopee PayLater Bisa Dicairkan? Ini Risiko dan Pilihannya
Sapi Angus Termahal Australia Laku Rp 7,4 Miliar
Cara Menabung dengan Metode Kakeibo untuk Mengatur Keuangan
Peta Agama Dunia: Kristen Terbesar di 123 Negara
Cara Jualan di TikTok Shop agar Produk Lebih Mudah Laku
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Hari Musik Internasional, Ini Penyanyi R&B Lintas Generasi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:05 WIB

Kekayaan Keluarga Rothschild dan Daftar Anggota Terkayanya

Sabtu, 26 September 2026 - 11:08 WIB

Mengapa Emas Bisa Menjadi Penyeimbang Portofolio Investasi?

Minggu, 13 September 2026 - 13:52 WIB

Shopee PayLater Bisa Dicairkan? Ini Risiko dan Pilihannya

Minggu, 6 September 2026 - 16:09 WIB

Sapi Angus Termahal Australia Laku Rp 7,4 Miliar

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB