Kabarinaja.id – Xiaomi kembali memperluas langkahnya di industri otomotif dengan menghadirkan sub-merek baru bernama Sky Nomad. Berbeda dari lini SU7 dan YU7 yang lebih menonjolkan performa, merek anyar ini di persiapkan untuk menyasar pasar SUV keluarga berukuran besar yang mengutamakan ruang kabin luas, kenyamanan, dan kemampuan menempuh perjalanan jarak jauh.
Merek yang memiliki nama resmi Xiaomi Pengcheng tersebut di kembangkan untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan kapasitas besar sekaligus daya jelajah tinggi. Kehadirannya menjadi babak baru dalam ekspansi Xiaomi setelah sebelumnya sukses memperkenalkan sedan listrik SU7 pada 2024, di susul SU7 Ultra dan SUV YU7.
Sky Nomad mulai di perkenalkan kepada publik melalui materi promosi yang di tampilkan di berbagai layar digital di sejumlah kota besar di China, sebagaimana di kutip dari Car News China.
Model Perdana Bernama N90
Model pertama yang akan mengusung identitas Sky Nomad di beri nama N90. SUV full-size ini memiliki panjang sekitar 5,3 meter dengan jarak sumbu roda 3,1 meter, sehingga menawarkan ruang kabin yang lapang untuk kebutuhan keluarga.
Xiaomi di perkirakan akan menyediakan dua pilihan konfigurasi tempat duduk, yakni lima penumpang dan tujuh penumpang. Ukurannya yang besar di rancang untuk memberikan kenyamanan maksimal saat di gunakan dalam perjalanan jauh maupun aktivitas sehari-hari.
Mengusung Sistem EREV
Sky Nomad N90 akan menggunakan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Sistem ini memadukan motor listrik dengan mesin bensin 1,5 liter turbo yang berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik, bukan sebagai penggerak roda secara langsung.
SUV tersebut di bekali baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh. Dalam mode listrik murni, kendaraan ini di perkirakan mampu menempuh jarak 400 hingga 500 kilometer.
Sementara itu, ketika baterai terisi penuh dan tangki bahan bakar dalam kondisi penuh, Xiaomi mengklaim N90 dapat melaju hingga lebih dari 1.500 kilometer, menjadikannya salah satu SUV EREV dengan daya jelajah yang sangat panjang.
Desain Premium dengan Sensor LiDAR
Dari sisi eksterior, N90 tampil dengan karakter SUV premium. Mobil ini memiliki kap mesin tinggi, lampu depan berukuran besar, gril bawah berbentuk trapesium, serta saluran udara di kedua sisi bemper depan.
Untuk menunjang fitur keselamatan dan teknologi berkendara modern, Xiaomi juga memasang sensor LiDAR di bagian atap. Kehadiran perangkat tersebut menunjukkan bahwa N90 akan di bekali sistem bantuan mengemudi yang lebih canggih.
Fitur lain yang turut melengkapi kendaraan ini adalah retractable side step atau pijakan samping elektrik. Komponen tersebut di rancang agar penumpang lebih mudah naik maupun turun dari kabin, terutama mengingat dimensi kendaraan yang cukup besar.
Jadwal Peluncuran Masih Dirahasiakan
Hingga saat ini Xiaomi belum mengumumkan harga resmi maupun waktu peluncuran Sky Nomad N90 ke pasar. Perusahaan di perkirakan akan mengungkap detail lebih lengkap menjelang peluncuran resminya yang di jadwalkan berlangsung pada akhir 2026.
Dengan hadirnya Sky Nomad, Xiaomi memperluas portofolio kendaraan listriknya sekaligus mempertegas ambisi perusahaan untuk bersaing di segmen SUV keluarga premium yang menawarkan kenyamanan, teknologi modern, dan jarak tempuh yang lebih jauh. (Wd/*)









