Google Store Omotesando Jadi Gerai Internasional Pertama di Luar AS

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Google Store Omotesando Jadi Gerai Internasional Pertama di Luar AS (Foto: Ai)

Ilustrasi. Google Store Omotesando Jadi Gerai Internasional Pertama di Luar AS (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Google mengumumkan akan membuka toko fisik internasional pertamanya di luar Amerika Serikat pada musim panas 2026. Gerai bernama Google Store Omotesando itu akan berlokasi di kawasan Omotesando, Tokyo, Jepang, sekaligus menjadi langkah besar perusahaan dalam memperluas bisnis perangkat kerasnya di pasar Asia.

Selama ini, Google hanya mengoperasikan toko fisik resmi di Amerika Serikat. Di berbagai negara lain, perusahaan lebih banyak mengandalkan konsep toko di dalam toko maupun kemitraan dengan peritel lokal untuk memasarkan produknya.

Berlokasi di Pusat Perbelanjaan Premium Tokyo

Berdasarkan informasi yang di umumkan Google Jepang, Google Store Omotesando akan menempati lantai pertama kompleks Tokyu Plaza Omotesando (Omokado), salah satu destinasi belanja dan gaya hidup ternama di Tokyo.

Desain awal yang diperlihatkan Google menggabungkan identitas visual khas Google Store dengan elemen arsitektur Jepang. Salah satu daya tariknya adalah layar digital di sudut bangunan yang terinspirasi dari billboard 3D ikonik di kawasan Shinjuku.

Pada render tersebut, layar menampilkan tulisan “Coming Soon”, menandakan proses persiapan toko masih berlangsung menjelang pembukaannya pada 2026.

Pengunjung Bisa Mencoba Langsung Produk Google

Seperti gerai Google lainnya di Amerika Serikat, toko ini akan menjadi lokasi bagi pelanggan untuk melihat, mencoba, dan membeli berbagai perangkat buatan Google secara langsung.

Baca Juga :  Ericsson Rilis AI in RAN, Solusi Efisiensi Jaringan 5G Indonesia

Produk yang akan di pamerkan mencakup lini smartphone Google Pixel, perangkat rumah pintar Google Nest, wearable Fitbit, hingga aksesori resmi dan produk dari mitra perusahaan. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman interaktif yang menampilkan berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) dan layanan Google secara langsung.

Langkah tersebut memperlihatkan semakin kuatnya posisi AI dalam strategi produk konsumen Google. Perusahaan ingin menghadirkan pengalaman yang memungkinkan pelanggan memahami manfaat teknologi AI melalui interaksi langsung di dalam toko.

Hadirkan Layanan Dukungan dan Perbaikan Perangkat

Google tidak hanya menjadikan Google Store Omotesando sebagai pusat penjualan produk. Perusahaan juga akan menyediakan layanan bantuan teknis bagi pelanggan.

Layanan tersebut mencakup pengaturan perangkat, pemecahan masalah, hingga perbaikan produk Google Pixel. Konsep ini serupa dengan layanan Genius Bar yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama Apple Store.

Google juga berencana menyelenggarakan berbagai workshop dan sesi edukasi untuk pengguna Pixel maupun Fitbit. Pelanggan yang berbelanja melalui Google Store Jepang secara online nantinya dapat mengambil pesanan mereka langsung di toko fisik tersebut.

Jepang Dipilih karena Pertumbuhan Pixel yang Positif

Pemilihan Jepang sebagai lokasi toko internasional pertama dinilai strategis. Dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan yang cukup baik bagi perangkat Google Pixel.

Baca Juga :  Cara Registrasi Biometrik Telkomsel untuk Kartu Prabayar

Meski pangsa pasar global Pixel masih berada di bawah Apple dan Samsung, produk Google mendapatkan respons positif dari konsumen Jepang. Faktor itu menjadi salah satu alasan perusahaan memilih Tokyo sebagai lokasi ekspansi ritel internasionalnya.

Google juga menyebut Jepang memiliki nilai historis tersendiri. Negara tersebut merupakan lokasi kantor internasional pertama yang dibuka perusahaan di luar Amerika Serikat beberapa dekade lalu.

Perkuat Strategi Ritel Langsung ke Konsumen

Pembukaan Google Store Omotesando menunjukkan ambisi Google memperkuat bisnis perangkat keras melalui pendekatan ritel langsung ke konsumen. Strategi ini selama bertahun-tahun terbukti efektif bagi Apple dalam membangun hubungan dan loyalitas pelanggan.

Dengan hadirnya toko baru di Tokyo, jumlah gerai fisik Google akan terus bertambah setelah perusahaan membuka sejumlah lokasi baru di berbagai wilayah Amerika Serikat, termasuk New York, California, Massachusetts, Illinois, dan Texas.

Kehadiran toko internasional pertama tersebut juga memicu spekulasi mengenai kemungkinan ekspansi jaringan ritel Google ke negara lain. Wilayah yang memiliki pertumbuhan positif untuk perangkat Pixel dan ekosistem perangkat keras Google diperkirakan menjadi kandidat utama untuk ekspansi berikutnya. (Wd/*)

Berita Terkait

3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Kerja Lebih Efisien
Mengapa Indonesia Jadi Pasar Awal Roblox Kids dan Select?
Cara Menghapus Data Flashdisk Sebelum Dibuang
Wajah Seseorang Tak Boleh Dipakai Sembarangan untuk Konten
AI Factory Indonesia Disiapkan Jadi Pusat AI Asia Tenggara
Spotify Running Mode Bikin Musik Lari Lebih Personal
Teknologi CGI Mengubah Film Modern, Begini Cara Efek Visual Dibuat
Tren Global 2026 Berubah Drastis, AI Otonom hingga Gaya Hidup Autentik Makin Dominan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:06 WIB

3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Kerja Lebih Efisien

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Mengapa Indonesia Jadi Pasar Awal Roblox Kids dan Select?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Cara Menghapus Data Flashdisk Sebelum Dibuang

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Wajah Seseorang Tak Boleh Dipakai Sembarangan untuk Konten

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

AI Factory Indonesia Disiapkan Jadi Pusat AI Asia Tenggara

Berita Terbaru

Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya (Foto: britainaja.com)

Daerah

Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya

Sabtu, 15 Agu 2026 - 13:59 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur (Foto: BMKG/RRI)

Nasional

Gempa Magnitudo 7,7 Mengguncang Nusa Tenggara Timur

Sabtu, 15 Agu 2026 - 06:55 WIB