Apple Gandeng Google Gemini Perkuat AI di iPhone Baru

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Apple Gandeng Google Gemini Perkuat AI di iPhone Baru (Foto: Ai)

Apple Gandeng Google Gemini Perkuat AI di iPhone Baru (Foto: Ai)

Kabarinaja.idApple resmi berkolaborasi dengan Google untuk mengembangkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang menjadi motor penggerak fitur-fitur pintar di iPhone, iPad, dan Mac. Langkah besar ini terungkap dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 bersamaan dengan peluncuran Siri AI dan generasi anyar Apple Intelligence. Senior Vice President Software Engineering Apple, Craig Federighi, mengumumkan langsung kemitraan strategis tersebut saat memaparkan arsitektur baru Apple Intelligence.

“Pada tahun ini, kami memulai kolaborasi yang mendalam dengan Google dengan memanfaatkan teknologi di balik keluarga model Gemini,” ujar Federighi saat sesi keynote.

Kerja sama dua raksasa teknologi ini melahirkan generasi baru Apple Foundation Models. Keduanya merancang model AI khusus yang optimal untuk ekosistem Apple, baik saat berjalan langsung di perangkat (on-device) maupun ketika beroperasi di server melalui teknologi Private Cloud Compute milik Apple. Kolaborasi ini terhitung fenomenal lantaran kedua perusahaan selama ini bersaing ketat di panggung teknologi global.

Kemitraan bersama Gemini membawa lompatan besar bagi kemampuan Apple Intelligence dan Siri AI. Model teranyar ini mengusung kemampuan pemahaman serta penalaran yang jauh lebih adaptif daripada versi terdahulu. Keunggulan multimodel ini membuat AI Apple mampu memproses teks, gambar, hingga suara secara simultan untuk mempermudah aktivitas pengguna.

Baca Juga :  Audi Q5 Sportback Resmi Mengaspal di Indonesia Harga Rp1,9 M

Pengguna kini bisa memproduksi gambar realistis, mengedit foto secara kompleks, dan memperoleh jawaban instan berbasis visual yang muncul di layar. Apple juga menyediakan versi model yang lebih bertenaga untuk gawai yang menggunakan cip Apple Silicon terbaru. Varian tersebut mendongkrak akurasi dikte, mempercepat pemahaman bahasa alami, serta menghasilkan suara Siri yang jauh lebih ekspresif.

“Kami mengoptimalkannya untuk sistem Apple Silicon paling canggih dengan versi model on-device yang lebih kuat,” kata Federighi.

Sistem Apple Intelligence kini memiliki kepekaan yang lebih tinggi terhadap konteks personal pemilik perangkat. Federighi menjelaskan bahwa sistem dapat mengolah data lokal seperti foto lawas, catatan, email, hingga riwayat aplikasi harian untuk menyajikan bantuan yang akurat. Mekanisme ini di gerakkan oleh Spotlight dan semantic index generasi baru yang bekerja lewat perintah bahasa sehari-hari.

Lewat pembaruan tersebut, pengguna tinggal memerintahkan Siri untuk melacak foto lama atau dokumen tertentu tanpa perlu repot membuka aplikasi satu per satu. Siri juga dapat berselancar di internet demi memberikan informasi terkini secara real-time. Kehadiran fitur App Actions melengkapi kecanggihan ini dengan mengeksekusi tugas otomatis, mulai dari menyusun email hingga mengirimkan dokumen.

Baca Juga :  3 Drama Korea Romantis Rating Tinggi, Dari Kerajaan Modern Hingga Office Romance

Walau merajut kemitraan dengan Google, Apple menjamin keamanan data pemakai tetap berada di prioritas tertinggi. Federighi bahkan sempat memberikan sentilan kepada para kompetitor AI yang jamak mengarsipkan data interaksi pengguna secara sepihak.

“Saat ini banyak penyedia AI berbicara soal privasi, tetapi secara bawaan mereka tetap menyimpan interaksi pribadi pengguna,” ucapnya.

Apple memastikan seluruh fondasi Apple Intelligence mengusung metode privacy-first. Komputasi data sepenuhnya bergulir di dalam perangkat atau lewat Private Cloud Compute yang steril dari penyimpanan data permanen. Perusahaan menegaskan bahwa data pengguna murni di pakai untuk memproses perintah saat itu juga, sehingga tidak bisa di intip oleh Apple maupun mitra eksternal.

“Privasi dalam AI tidak bisa di tawar,” tegas Federighi. (Wd/*)

Berita Terkait

Masih Cas HP Seperti Ini? Kebiasaan yang Dianggap Benar Ternyata Keliru
Notifikasi Ponsel Sulit Diabaikan, Ini Penyebabnya
Model AI OpenAI Tak Terduga Keluar dari Sandbox, Begini Respons Hugging Face
Rekor Trafik WhatsApp Meledak 29 Juta Pesan Per Detik
Microsoft Pecahkan Rekor Patch Keamanan, AI Berperan Temukan Ratusan Bug Windows
Google Luncurkan AI Baru yang Diklaim Lebih Cepat Menemukan Celah Keamanan Siber
Edit Video Kini Lebih Praktis, Telkomsel Luncurkan Paket CapCut dengan Kuota Internet
Penipuan FaceTime Marak, Pengguna iPhone Diminta Waspada
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:28 WIB

Masih Cas HP Seperti Ini? Kebiasaan yang Dianggap Benar Ternyata Keliru

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:09 WIB

Notifikasi Ponsel Sulit Diabaikan, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:07 WIB

Model AI OpenAI Tak Terduga Keluar dari Sandbox, Begini Respons Hugging Face

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:03 WIB

Rekor Trafik WhatsApp Meledak 29 Juta Pesan Per Detik

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:03 WIB

Microsoft Pecahkan Rekor Patch Keamanan, AI Berperan Temukan Ratusan Bug Windows

Berita Terbaru

Afirmasi Positif Pagi untuk Awali Hari Lebih Semangat (Foto: ChatGPT)

Afirmasi

Afirmasi Positif Pagi untuk Awali Hari Lebih Semangat

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:01 WIB

Film Romantis Netflix Terbaik yang Wajib Ditonton (Foto: ChatGPT)

Showbiz

Film Romantis Netflix Terbaik yang Wajib Ditonton

Rabu, 29 Jul 2026 - 08:06 WIB