Kabarinaja.id – Mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman kerja di bidang pengelolaan arsip dapat mengikuti Magang Kearsipan Batch 3. Program yang diselenggarakan Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) ini dijadwalkan berlangsung pada November 2026 hingga Januari 2027.
Kesempatan tersebut ditujukan kepada mahasiswa aktif yang memiliki latar belakang pendidikan relevan dan minat terhadap pengelolaan arsip. Peserta akan terlibat dalam kegiatan administrasi kearsipan untuk mendukung dokumentasi serta pelestarian warisan budaya Indonesia.
Informasi pendaftaran diumumkan melalui akun Instagram @indonesianheritageagency pada Senin, 19 Oktober 2026. Calon peserta perlu memperhatikan persyaratan akademik, dokumen yang harus disiapkan, dan prosedur pengiriman berkas sebelum batas waktu pendaftaran.
Pengalaman Kearsipan dan Pelestarian Warisan Budaya
Program magang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal pekerjaan kearsipan dalam lingkungan museum dan lembaga pelestarian budaya. Pengalaman tersebut dapat membantu peserta memahami pengelolaan dokumen sekaligus membangun keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.
Selama pemagangan, peserta akan menjalankan empat kelompok kegiatan utama, yaitu:
- Pendataan dan pemberkasan arsip, untuk mendukung pencatatan serta pengelompokan dokumen.
- Penataan arsip inaktif tidak teratur, agar arsip yang sudah jarang digunakan dapat dikelola secara sistematis.
- Penyusutan arsip, sesuai kebutuhan dan ketentuan pengelolaan kearsipan.
- Alih media arsip, untuk mendukung pemindahan informasi arsip ke media lain.
Kegiatan tersebut berkaitan dengan upaya menjaga keteraturan dokumentasi lembaga. Pengelolaan arsip yang baik juga membantu menjaga ketersediaan informasi mengenai kegiatan dan koleksi institusi kebudayaan.
Daftar 13 Lokasi Penempatan Magang
Penempatan program mencakup museum dan unit pelestarian budaya di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan informasi program, terdapat 13 unit yang menjadi pilihan lokasi pemagangan. Calon peserta perlu mencantumkan unit yang diminati dalam isi email saat mengirimkan berkas pendaftaran.
Daftar lokasi yang tersedia meliputi:
- Museum dan Cagar Budaya
- Museum Kebangkitan Nasional
- Galeri Nasional Indonesia
- Museum Batik Indonesia
- Museum Kepresidenan RI Balai Kirti
- Museum Manusia Purba Sangiran
- Museum Benteng Vredeburg
- Balai Konservasi Borobudur
- Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari
- Museum Semedo
- Museum Song Terus
- Museum Sriwijaya Dharmakirti
- Museum Majapahit
Keberadaan berbagai pilihan tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempertimbangkan unit penempatan sesuai minat dan relevansi bidang studinya. Namun, informasi mengenai ketersediaan kuota pada masing-masing lokasi belum tercantum dalam materi pengumuman yang diberikan.
Syarat Mahasiswa yang Bisa Mendaftar
Pendaftaran Magang Kearsipan Batch 3 terbuka bagi mahasiswa aktif program Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), maupun Sarjana (S1). Bidang studi yang diprioritaskan mencakup Perpustakaan, Informasi, Kearsipan, Administrasi Negara, Manajemen, serta jurusan lain yang relevan.
Calon peserta juga harus memenuhi ketentuan berikut:
- Berstatus sebagai mahasiswa aktif semester 4 sampai semester 8.
- Memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan arsip dinamis.
- Mampu mengoperasikan Microsoft Office atau Google Workspace.
- Memiliki ketelitian dan kemampuan komunikasi yang baik.
- Mampu bekerja secara mandiri maupun bersama tim.
- Mempunyai laptop pribadi untuk mendukung kegiatan magang.
- Bersedia mengikuti program hingga selesai dan tidak mengundurkan diri selama masa pemagangan.
Persyaratan tersebut perlu diperiksa sebelum pelamar mengisi formulir. Mahasiswa juga sebaiknya memastikan kesesuaian program dengan jadwal kuliah serta kewajiban akademik di kampus.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Selain memenuhi persyaratan peserta, pelamar wajib menyiapkan tiga dokumen administrasi. Berkas tersebut digunakan sebagai bagian dari proses pengajuan magang kepada pihak penyelenggara.
Dokumen yang harus disertakan adalah:
- Surat permohonan magang atau job training dari fakultas.
- Curriculum Vitae (CV).
- Transkrip nilai.
Pastikan dokumen tersedia dalam format digital yang dapat dikirim melalui email. Periksa kembali kelengkapan dan keterbacaan setiap berkas sebelum mengirimkannya agar tidak ada persyaratan administrasi yang terlewat.
Cara Daftar Magang Kearsipan Kemenbud 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui pengisian formulir dan pengiriman dokumen melalui email. Batas akhir pengiriman berkas yang tercantum dalam pengumuman adalah 25 Desember 2026.
Berikut tahapan pendaftaran yang perlu diikuti.
1. Isi formulir pendaftaran online
Akses formulir melalui tautan resmi berikut:
Formulir Magang Kearsipan Batch 3
Buka formulir pendaftaran Magang Kearsipan
Lengkapi seluruh informasi yang diminta dengan data yang benar. Sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, periksa kembali jawaban agar sesuai dengan identitas dan informasi akademik pelamar.
2. Kirim dokumen melalui email
Setelah mengisi formulir, kirimkan seluruh dokumen persyaratan melalui email yang tercantum dalam pengumuman.
Informasi pengiriman berkas
Alamat email tujuan
museummcb@kemendbud.go.id
Tembusan (CC)
kearsipan.mcb@gmail.com
Subjek email
Magang Kearsipan_Nama Lengkap_Asal Universitas
Alamat tujuan surat permohonan
Kepala Museum dan Cagar Budaya u.p. Penanggung Jawab Data dan Informasi, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12, Gambir, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
Pelamar juga harus menuliskan nama unit atau lokasi magang yang dipilih pada badan email. Periksa kembali alamat penerima, tembusan, subjek, serta lampiran sebelum mengirimkan pesan.
Fasilitas yang Diperoleh Peserta
Magang Kearsipan Batch 3 merupakan program tanpa bayaran atau unpaid internship. Artinya, peserta tidak memperoleh upah dari kegiatan pemagangan berdasarkan informasi yang tersedia.
Meski demikian, peserta yang lolos akan mendapatkan beberapa manfaat, yaitu:
- Sertifikat magang.
- Surat keterangan pemagangan.
- Kesempatan memperluas jaringan profesional di lingkungan Kemenbud.
Dokumen keterangan magang dapat menjadi pelengkap rekam jejak pengalaman mahasiswa. Sementara itu, keterlibatan dalam pekerjaan kearsipan dapat membantu peserta mengenali proses kerja yang berkaitan dengan dokumentasi dan pelestarian informasi.
Perhatikan Tenggat Pendaftaran
Mahasiswa yang berminat perlu menyelesaikan pengisian formulir dan pengiriman berkas sebelum 25 Desember 2026. Periode pelaksanaan yang direncanakan berlangsung dari November 2026 sampai Januari 2027 juga perlu dipertimbangkan sebelum mengajukan permohonan.
Calon peserta sebaiknya memastikan kembali informasi pendaftaran melalui kanal resmi Museum dan Cagar Budaya atau Kementerian Kebudayaan, terutama apabila terdapat pembaruan mengenai jadwal, kuota, dan ketentuan seleksi.
Program ini dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan arsip. Dengan menyiapkan dokumen secara lengkap dan mengikuti prosedur yang ditentukan, pelamar dapat menjalani proses pendaftaran dengan lebih terarah. (Wd/*)










