Kabarinaja.id – Film Harusnya Horror mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 20 Agustus 2026 yang lalu. Film bergenre horor komedi ini menjadi debut perdana Reza Oktavian atau lebih dikenal dengan Reza Arap sebagai sutradara layar lebar.
Alih-alih menempatkan manusia sebagai korban gangguan makhluk gaib, film tersebut membalik premis horor. Ceritanya mengikuti seorang hantu yang justru kesulitan membuat manusia ketakutan.
Ketika hantu mendapat tugas menakuti manusia
Tokoh utama bernama Mas, diperankan Reza Arap, merupakan seorang wibu yang meninggal secara mendadak. Kepergiannya menyisakan satu penyesalan karena ia belum sempat menyaksikan episode terakhir anime favoritnya.
Kesempatan untuk memenuhi keinginannya datang dari akhirat. Mas mendapat tugas untuk menakut-nakuti 100 ribu manusia agar memperoleh kesempatan menyelesaikan tontonan yang tertunda.
Masalahnya, tugas tersebut tidak mudah dijalankan. Penampilannya tidak cukup menyeramkan, bahkan ia sendiri merasa takut ketika harus berhadapan dengan manusia.
Pertemuan Mas dengan para YouTuber
Situasi berubah ketika Mas bertemu sekelompok YouTuber yang membuat konten horor rekayasa demi mengejar popularitas. Mereka kemudian melihat Mas sebagai sosok yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat konten mereka.
Mas pun bergabung sebagai talent dalam video-video tersebut. Kolaborasi itu ternyata menghasilkan respons besar dari penonton dan membuat konten mereka menyebar luas di internet.
Popularitas yang meningkat membawa kelompok tersebut menuju kesuksesan. Namun, hubungan mereka dengan Mas perlahan berkembang lebih jauh dari sekadar kerja sama untuk membuat konten.
Ambisi berhadapan dengan rasa memiliki
Mas mulai menganggap kelompok YouTuber tersebut sebagai bagian dari kehidupannya. Karena itu, ia menghadapi persoalan ketika kepentingan pribadinya mulai berbenturan dengan keselamatan orang-orang yang sudah dianggap sebagai keluarga.
Pilihan tersebut menjadi salah satu konflik utama dalam perjalanan karakter Mas. Ia harus menentukan apakah akan mengejar kesempatan kembali mendapatkan apa yang diinginkannya atau melindungi orang-orang terdekat.
Premis tersebut membuat Harusnya Horror tidak hanya mengandalkan unsur supernatural. Film ini juga memadukan komedi, persahabatan, ambisi, serta dinamika dunia pembuat konten digital.
Daftar pemeran Harusnya Horror
Reza Arap tidak bekerja sendiri dalam film debut penyutradaraannya. Sejumlah anggota AAA Clan turut tampil, sementara mendiang Lula Lahfah juga menjadi bagian dari jajaran pemeran.
Berikut daftar pemain beserta karakter yang diperankan:
- Reza Oktovian sebagai Mas
- Almh Lula Lahfah sebagai Gea
- Tierison sebagai Kevin
- Bravy sebagai Danan
- King Aloy sebagai King Aloy
- Garry Ang sebagai Kenzo
- Yukatheo sebagai Cipuy
- Niko Junius sebagai Micheal
- Ibot sebagai Teguh
- Tepe sebagai Ariyanto
- Reynavenzka sebagai Tara
- Heroe Soewarno sebagai Raja Iblis
- Ronny P Tjandra sebagai ayah Kevin
- Malka Rafasya sebagai resepsionis
Dengan konsep yang membalik formula film horor pada umumnya, Harusnya Horror menawarkan cerita tentang hantu yang justru menghadapi kesulitan saat menjalankan tugasnya.
Film ini sudah dapat disaksikan di bioskop Indonesia sejak 20 Agustus 2026. Bagi penonton yang menyukai perpaduan horor dan komedi, kisah Mas menjadi daya tarik utama yang membedakan film tersebut dari cerita seram konvensional. (Wd/*)










