Gempa Venezuela, 30 Gempa Susulan Picu 164 Korban Meninggal

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa Venezuela, 30 Gempa Susulan Picu 164 Korban Meninggal (Foto: pexel/medcom)

Gempa Venezuela, 30 Gempa Susulan Picu 164 Korban Meninggal (Foto: pexel/medcom)

Kabarinaja.id – Sebanyak 164 orang di nyatakan meninggal dunia setelah dua gempa besar dan 30 gempa susulan mengguncang Venezuela. Pelaksana Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengonfirmasi puluhan rentetan gempa tersebut terus mengancam wilayahnya pasca-guncangan utama yang merusak berbagai infrastruktur.

Data United States Geological Survey (USGS) menunjukkan gempa pertama bermagnitudo 7,2 berpusat di San Felipe, Negara Bagian Yaracuy. Hanya berselang 39 detik, wilayah yang sama kembali luluh lantak oleh gempa kedua yang berkekuatan lebih besar, yakni magnitudo 7,5.

USGS memberikan peringatan keras bahwa kekuatan gempa kedua ini berpotensi memicu kerusakan meluas dan korban jiwa dalam skala masif. Lembaga tersebut memprediksi peluang angka kematian menembus 10.000 orang berada di angka 44 persen, sedangkan potensi korban jiwa melebihi 100.000 orang mencapai 30 persen.

Baca Juga :  Peta Agama Dunia: Kristen Terbesar di 123 Negara

Kerusakan Parah dan Status Darurat Nasional

Guncangan dahsyat ini berdampak hingga ke ibu kota Caracas, tempat sejumlah wilayah di laporkan mengalami kerusakan infrastruktur yang parah. Merespons situasi kritis tersebut, pemerintah langsung menetapkan status darurat nasional guna mempercepat penanganan pascabencana.

Menurut Delcy Rodriguez, langkah darurat ini di ambil demi memangkas jalur birokrasi koordinasi logistik. Pemerintah memprioritaskan percepatan evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat yang terdampak di zona bencana.

Baca Juga :  Harga Minyak Brent Anjlok 5% ke USD 94 per Barel

Evakuasi Korban Masih Berjalan

Hingga Kamis, 25 Juni 2026, otoritas penanggulangan bencana setempat mencatat angka korban meninggal dunia telah menyentuh 164 orang. Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan masih terus menyisir puing-puing bangunan untuk mengevakuasi warga yang diduga kuat masih terjebak.

Lebih lanjut, Rodriguez memaparkan bahwa sebanyak 971 orang mengalami luka-luka akibat bencana yang terjadi pada Rabu (24/6) waktu setempat ini. Otoritas terkait memperkirakan jumlah korban jiwa maupun luka masih akan terus bertambah seiring meluasnya jangkauan operasi penyelamatan di lapangan. (Wd/*)

Berita Terkait

Hari Musik Internasional, Ini Penyanyi R&B Lintas Generasi
Kekayaan Keluarga Rothschild dan Daftar Anggota Terkayanya
Sapi Angus Termahal Australia Laku Rp 7,4 Miliar
Peta Agama Dunia: Kristen Terbesar di 123 Negara
Larangan AI Siswa New York Berlaku Mulai Tahun Ajaran Baru
Moskow Makin Dekat, Kunjungan Wisatawan Indonesia Terus Naik
Rusia Siapkan Rassvet, Jaringan Satelit Pesaing Starlink
Tempat Terlarang di Dunia: 5 Lokasi dengan Akses Ketat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Hari Musik Internasional, Ini Penyanyi R&B Lintas Generasi

Sabtu, 26 September 2026 - 19:05 WIB

Kekayaan Keluarga Rothschild dan Daftar Anggota Terkayanya

Minggu, 6 September 2026 - 16:09 WIB

Sapi Angus Termahal Australia Laku Rp 7,4 Miliar

Minggu, 6 September 2026 - 11:03 WIB

Peta Agama Dunia: Kristen Terbesar di 123 Negara

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WIB

Larangan AI Siswa New York Berlaku Mulai Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB