Operator Seluler Siapkan Fitur Akumulasi Kuota Internet Imbas Gugatan di MK

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Operator Seluler Siapkan Fitur Akumulasi Kuota Internet Imbas Gugatan di MK

Operator Seluler Siapkan Fitur Akumulasi Kuota Internet Imbas Gugatan di MK

Kabarinaja.id – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) bersama sejumlah operator seluler raksasa seperti Telkomsel, Indosat, dan XL berkomitmen menghadirkan paket layanan dengan fitur akumulasi kuota internet atau rollover. Langkah ini menjadi jawaban atas persidangan perkara Nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang mempersoalkan skema hangusnya sisa kuota internet konsumen.

Direktur Eksekutif ATSI, Marwan O Baasir, menegaskan bahwa pihak asosiasi bersama operator seluler terus berupaya mengembangkan berbagai pilihan paket jasa layanan internet demi memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi para pelanggan. Pernyataan tersebut ia sampaikan langsung dalam sidang yang berlangsung di Gedung MK, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Marwan menjelaskan, variasi paket yang di siapkan mencakup layanan internet dengan fitur akumulasi kuota (rollover), non-rollover, hingga inovasi layanan lainnya. Ketersediaan pilihan ini bertujuan agar masyarakat dapat menentukan sendiri paket yang paling selaras dengan kebutuhan, kemampuan finansial, serta pola pemakaian masing-masing.

Baca Juga :  Gen Z Mulai Tinggalkan Smartphone? Tren Ponsel Jadul Kembali Dilirik

Guna mendukung kebijakan tersebut, ATSI bersama penyedia layanan telekomunikasi berjanji meningkatkan transparansi serta kemudahan akses informasi bagi publik. Strategi yang di siapkan meliputi penyederhanaan informasi produk agar lebih mudah di pahami oleh pengguna. Operator seluler juga memperkuat kanal digital yang berfungsi memudahkan konsumen memantau sisa kuota secara berkala.

Upaya perlindungan hak konsumen turut menjadi fokus utama melalui optimalisasi sistem penanganan aduan serta evaluasi berkala terhadap mutu jaringan. Marwan menambahkan, langkah ini berjalan untuk meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus menjaga keberlanjutan kualitas layanan industri telekomunikasi nasional.

Pihak asosiasi menyatakan terbuka untuk membuka ruang dialog bersama pemerintah selaku regulator, masyarakat umum, lembaga perlindungan konsumen, hingga akademisi. Diskusi berkala ini di nilai krusial untuk memastikan kepatuhan terhadap aspek perlindungan hak pelanggan tanpa mengganggu stabilitas industri. ATSI berkomitmen mengeksplorasi inovasi bernilai tambah seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi modern.

Baca Juga :  DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Atur Kripto dan Danantara

Gugatan ini sendiri bermula ketika seorang pengemudi ojek online, Didi Supandi, bersama pedagang kuliner, Wahyu Triana Sari, mempersoalkan kebijakan operator yang menghanguskan sisa kuota internet saat masa aktif paket berakhir. Keduanya bertindak sebagai Pemohon dalam uji materiil Pasal 71 angka 2 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Dalam sidang pemeriksaan pendahuluan pada Selasa (13/1/2026), Didi menyatakan bahwa regulasi dalam UU Cipta Kerja memberikan kelonggaran penuh bagi operator untuk menerapkan sistem kuota hangus tanpa ada kewajiban melakukan akumulasi bagi konsumen. Gugatan serupa dengan nomor perkara 33/PUU-XXIV/2026 juga di layangkan oleh seorang mahasiswa bernama TB Yaumul Hasan Hidayat.

Para Pemohon menilai amendemen Pasal 28 UU Telekomunikasi yang di integrasikan ke dalam UU Cipta Kerja tahun 2023 mengabaikan dinamika perkembangan teknologi informasi, khususnya terkait konsumsi data internet masyarakat saat ini. (Wd/*)

Berita Terkait

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta
OJK Jatuhkan Denda kepada DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Temuannya
Harga Pangan Hari Ini: Telur Ayam Rp37.500 per Kg
Danantara Siapkan Beasiswa 800 Mahasiswa dan Program Air Bersih untuk 230 Ribu Warga
31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000 Jadi Rp2,55 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:06 WIB

OJK Jatuhkan Denda kepada DSSA, BREN, dan CUAN, Ini Temuannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Telur Ayam Rp37.500 per Kg

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Danantara Siapkan Beasiswa 800 Mahasiswa dan Program Air Bersih untuk 230 Ribu Warga

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB