IHSG Bangkit ke Level 6.000, Ini 5 Saham Pilihan Analis Hari Ini

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau dan kembali menembus level psikologis 6.000. Pada perdagangan Jumat (12/6/2026), IHSG menguat 2,07 persen ke posisi 6.007,66 setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam.

Penguatan indeks di dorong oleh kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, di antaranya PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Di sisi lain, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), dan PT MPRO Tbk menjadi penekan pergerakan indeks.

Sentimen positif juga datang dari kembalinya aliran dana asing ke pasar saham domestik. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp287,36 miliar di pasar reguler dan Rp287,77 miliar di seluruh pasar.

Mayoritas Sektor Menguat, Wall Street Ikut Memberi Sentimen Positif

Pergerakan pasar domestik mendapat dukungan dari penguatan mayoritas sektor saham. Sebanyak 10 dari 11 sektor berhasil di tutup di zona hijau.

Sektor bahan baku menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan mencapai 4,85 persen. Sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang masih mengalami koreksi sebesar 0,58 persen.

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat juga di tutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,70 persen, di susul S&P 500 yang menguat 0,50 persen dan Nasdaq yang bertambah 0,31 persen.

Baca Juga :  DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Atur Kripto dan Danantara

Pelaku pasar kini menantikan sejumlah sentimen penting, termasuk hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan di umumkan pada 18 Juni 2026. Pergerakan nilai tukar rupiah dan keberlanjutan arus dana asing juga di perkirakan masih menjadi perhatian utama investor.

IPO INACO dan Buyback BRI Jadi Sorotan

Dari sisi korporasi, PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dengan merek INACO, resmi memulai masa penawaran awal atau book building pada 15 hingga 22 Juni 2026.

Perseroan menargetkan perolehan dana hingga Rp392 miliar dengan kisaran harga penawaran Rp900 hingga Rp1.120 per saham. Dana hasil IPO akan di gunakan untuk ekspansi usaha, pembelian mesin produksi, pembayaran sebagian utang jangka pendek, serta modal kerja.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback senilai maksimal Rp500 miliar.

Aksi korporasi tersebut akan dibiayai menggunakan kas internal perusahaan dan di jadwalkan berlangsung hingga 11 September 2026. Saham hasil buyback nantinya akan dialokasikan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, dan komisaris.

Bayan Resources Tebar Dividen Rp500 Juta Dolar AS

Kabar positif juga datang dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Emiten batu bara tersebut memutuskan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar US$500 juta.

Baca Juga :  Agung Sedayu Realestat Indonesia Buka Lowongan Supervisor di Jakarta Utara & District 8

Nilai tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen sekitar 65,11 persen dari laba bersih perusahaan. Dengan harga saham terakhir di level Rp9.700 per saham, dividend yield BYAN di perkirakan mencapai sekitar 2,77 persen.

Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi di tetapkan pada 19 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen akan di lakukan pada 8 Juli 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Mega Capital Sekuritas merekomendasikan lima saham yang di nilai menarik untuk di cermati pada perdagangan hari ini:

1. BUMI

Area beli: 154-157

Target harga: 160-164

Stop loss: 146

2. ANTM

Area beli: 2.810-2.830

Target harga: 2.890-2.950

Stop loss: 2.650

3. BIPI

Area beli: 153-156

Target harga: 159-163

Stop loss: 145

4. CYBR

Area beli: 600-610

Target harga: 625-640

Stop loss: 570

5. UNTR

Area beli: 22.300-22.400

Target harga: 22.700-23.000

Stop loss: 21.200

Analis menilai arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan di pengaruhi sentimen global, kebijakan suku bunga, serta keberlanjutan arus modal asing ke pasar domestik. Jika momentum positif berlanjut, peluang indeks mempertahankan posisi di atas level 6.000 masih terbuka.(Tim)

Berita Terkait

Garnier x MPL ID S17 Hadirkan Skincare For Gamers
IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Analis Bidik Kenaikan ke Level 6.545
Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Diprediksi Beralih ke Pertalite
Masih Layak Dibeli? Ini 5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14 di Tahun 2026
Cek Saldo Minimum Rekening Bank Mandiri, BRI, dan BNI per Juni 2026
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak
Suku Bunga BI Naik 5,50 Persen, Bagaimana Nasib Investasi Properti?
Harga Sawit Jambi Melonjak, TBS Tembus Rp3.706 per Kilogram
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:31 WIB

Garnier x MPL ID S17 Hadirkan Skincare For Gamers

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:13 WIB

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Analis Bidik Kenaikan ke Level 6.545

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WIB

Harga Pertamax Melonjak, Pengguna Diprediksi Beralih ke Pertalite

Senin, 15 Juni 2026 - 23:03 WIB

Masih Layak Dibeli? Ini 5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14 di Tahun 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 13:05 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000, Ini 5 Saham Pilihan Analis Hari Ini

Berita Terbaru

2000+ Nama Squad ML Keren dan Artinya untuk Tim Esports

Game

2000+ Nama Squad ML Keren dan Artinya untuk Tim Esports

Kamis, 18 Jun 2026 - 12:04 WIB

Kode Redeem Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026 (Foto: gamebrott)

Game

Kode Redeem Grow a Garden 2 Roblox Terbaru Juni 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 10:03 WIB