Tips Road Trip Aman Bersama Keluarga Saat Libur Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Tips Road Trip Aman Bersama Keluarga Saat Libur Sekolah (Honda/medcom)

Ilustrasi. Tips Road Trip Aman Bersama Keluarga Saat Libur Sekolah (Honda/medcom)

Kabarinaja.id – Mobilitas masyarakat di prediksi melonjak tajam menjelang musim liburan sekolah seiring banyaknya keluarga yang merencanakan perjalanan ke berbagai tempat wisata. Memastikan kesiapan kendaraan menjadi faktor krusial demi menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran selama perjalanan jauh tersebut.

Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan keselamatan wajib menjadi prioritas utama ketika memboyong keluarga berkendara pada masa liburan. Pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi armada yang digunakan, terutama sektor ban, sekaligus menerapkan perilaku berkendara yang aman di jalan raya.

Persiapan yang matang, menurut Mukiat melalui keterangan resminya, efektif membantu menciptakan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan sekaligus menekan risiko kecelakaan. Guna membantu masyarakat, produsen ban terkemuka ini membagikan panduan praktis pra-perjalanan dan selama berada di rute road trip.

Langkah Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Berangkat

Pengendara wajib melakukan inspeksi menyeluruh pada kendaraan, dengan fokus utama pada komponen roda. Berikut beberapa poin penting yang harus di periksa:

  • Tekanan Angin: Ukur tekanan angin ban utama maupun ban serep sesuai dengan spesifikasi resmi pabrikan. Bagi pengguna kendaraan listrik (EV), ketepatan tekanan angin ini jauh lebih krusial karena bobot mobil listrik cenderung lebih berat.

  • Kedalaman Alur Ban: Pastikan ketebalan tapak ban masih berada di atas batas aman minimal, yaitu 1,6 milimeter.

  • Kondisi Fisik Roda: Cermati permukaan ban secara detail untuk mengantisipasi adanya benjolan, sobekan dinding, atau paku yang menancap.

  • Peralatan Darurat: Pastikan ban cadangan dalam kondisi prima dan perangkat perbaikan ban (tire repair kit) tersedia di dalam bagasi.

  • Pemetaan Rute & Daya: Khusus pengguna kendaraan listrik atau Plug-in Hybrid (PHEV), petakan lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang akan di lalui. Jangan lupa menyimpan nomor telepon darurat, seperti derek tol resmi atau layanan siaga agen pemegang merek (APM).

Baca Juga :  Harga Toyota Agya Bekas Turun, Varian Rp70 Jutaan Jadi Buruan Pembeli

Mengubah Perilaku Mengemudi Jadi Lebih Aman

Perilaku sopir di balik kemudi memegang kendali besar terhadap tingkat keselamatan serta efisiensi bahan bakar atau daya baterai. Pengemudi mobil listrik dan hibrida disarankan mulai membiasakan diri dengan karakter pengereman regeneratif (regenerative braking).

Menghindari injakan pedal gas secara mendadak atau agresif juga sangat di anjurkan demi menjaga kenyamanan penumpang. Selama menyusuri rute, tingkatkan pula kewaspadaan terhadap keberadaan pesepeda serta pejalan kaki yang melintas.

Baca Juga :  Alva Kucurkan Investasi Rp1 Triliun Perkuat Ekosistem Motor Listrik

Strategi Menghalau Microsleep di Jalur Panjang

Kelelahan fisik menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas saat menempuh rute jarak jauh. Sopir di imbau mematuhi rumus istirahat berkala, yakni berhenti sejenak setiap dua jam sekali atau setelah menempuh jarak sekitar 200 kilometer untuk menjaga fokus.

Apabila rasa kantuk yang hebat mulai menyerang, mengambil waktu untuk tidur singkat (power nap) selama 15 menit menjadi solusi paling manjur. Langkah ini dinilai mampu mengembalikan kesegaran pikiran sebelum melanjutkan kemudi.

Prosedur Penyelamatan Saat Kondisi Darurat

Pengendara di tuntut memahami mitigasi yang benar ketika menghadapi kendala teknis seperti ban bocor atau mogok secara tiba-tiba. Langkah pertama yang harus di ambil adalah menurunkan laju mobil secara perlahan, kemudian mengarahkan kendaraan ke tepian jalan yang aman.

Segera aktifkan lampu hazard dan tempatkan segitiga pengaman di belakang mobil dengan jarak yang ideal. Bagi pemilik mobil listrik, Bridgestone mengingatkan agar selalu memanfaatkan jasa mobil derek gendong (towing). Evakuasi menggunakan mobil derek konvensional sangat dilarang karena berisiko merusak sistem penggerak dan komponen sensitif kendaraan EV. (Wd/*)

Berita Terkait

BMW Garage of JOY 2026 Tawarkan Diskon hingga 90%
Honda BeAT NeoX 2026 Resmi Meluncur, Bawa Fitur Keyless
5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L
Ipone di Indonesian Custom Show 2026, Bawa Pelumas Motor
Omoda O4 Siap Ramaikan Crossover Listrik Rp400 Jutaan
City Car Bekas Sekelas Honda Brio yang Layak Dipilih
Yamaha XSR 155 Ntie Chan, Modifikasi Touring Bergaya Samurai
Deretan Mobil Termahal di Indonesia, Harganya Bikin Geleng Kepala
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Honda BeAT NeoX 2026 Resmi Meluncur, Bawa Fitur Keyless

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:02 WIB

5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Ipone di Indonesian Custom Show 2026, Bawa Pelumas Motor

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Omoda O4 Siap Ramaikan Crossover Listrik Rp400 Jutaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:05 WIB

City Car Bekas Sekelas Honda Brio yang Layak Dipilih

Berita Terbaru

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya (Foto:  Pemkab Lumajang/rri)

Nasional

Dana Operasional SPPG Tersendat, Ini 3 Penyebabnya

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:13 WIB

 Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif (Foto: Medcom/Rafi)

Ekonomi

Angga Sasongko Soroti Insentif Pajak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 24 Okt 2026 - 06:19 WIB

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Kesehatan

5 Tanaman Hias Berwarna Cerah untuk Rumah yang Minim Nyamuk

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:04 WIB