Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya

Di balik kemegahan final Piala Dunia 2026, trofi emas paling bergengsi di dunia ternyata menyimpan sejumlah fakta menarik yang belum banyak diketahui publik.

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya (Foto: AFP/bola)

Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya (Foto: AFP/bola)

Kabarinaja.idTrofi Piala Dunia kembali menjadi sorotan seiring bergulirnya babak akhir Piala Dunia 2026 yang di gelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Saat perhatian publik tertuju pada perebutan gelar juara dunia, rasa penasaran mengenai trofi paling prestisius dalam sepak bola juga kembali mencuat.

Banyak yang bertanya apakah trofi tersebut benar-benar di buat dari emas murni, berapa nilai sebenarnya, hingga apakah negara juara dapat membawanya pulang untuk selamanya. Jawaban atas pertanyaan tersebut ternyata cukup menarik karena trofi ikonik FIFA menyimpan sejarah panjang sekaligus sistem pengamanan yang sangat ketat.

Trofi Piala Dunia Memang Terbuat dari Emas, tetapi Tidak Sepenuhnya Padat

Trofi Piala Dunia memang di buat menggunakan emas asli 18 karat dengan kadar sekitar 75 persen emas murni. Material tersebut di pilih untuk menghasilkan tampilan mewah sekaligus menjaga daya tahan trofi.

Meski demikian, bagian dalam trofi sengaja di buat berongga. Desain tersebut membuat bobotnya jauh lebih ringan di banding jika seluruh bagian di  buat dari emas padat.

Pada bagian dasar trofi terdapat dua cincin batu malasit berwarna hijau yang menjadi ciri khas desain resmi FIFA sejak trofi ini di perkenalkan.

Trofi yang di gunakan hingga sekarang merupakan hasil rancangan seniman Italia, Silvio Gazzaniga, pada 1971 dan mulai di gunakan pada Piala Dunia 1974 sebagai pengganti Trofi Jules Rimet.

Mengapa Tidak Dibuat dari Emas Padat?

Keputusan membuat trofi berongga bukan tanpa alasan. Para ahli memperkirakan jika seluruh bagian trofi menggunakan emas padat, beratnya dapat mencapai sekitar 70 hingga 80 kilogram.

Bobot sebesar itu tentu menyulitkan para pemain ketika mengangkat trofi pada momen selebrasi juara yang menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola.

Berapa Berat Resmi Trofi Piala Dunia?

FIFA menetapkan berat resmi trofi mencapai 6,175 kilogram dengan tinggi sekitar 36,5 sentimeter.

Baca Juga :  Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 dan Daftar Tim Lolos

Kombinasi emas 18 karat dan batu malasit membuat trofi tetap kokoh, proporsional, sekaligus cukup ringan untuk diangkat para pemain saat seremoni penyerahan hadiah.

Desain tersebut juga mempertahankan keseimbangan trofi sehingga mudah di bawa tanpa mengurangi nilai artistik maupun simbolisnya.

Nilai Trofi Piala Dunia Jauh Melampaui Harga Emasnya

Jika di hitung berdasarkan harga material pembuatnya saja, emas dan malasit yang di gunakan di perkirakan bernilai sekitar 250 ribu hingga 300 ribu dolar Amerika Serikat, bergantung pada harga emas dunia.

Namun nilai ekonomi itu hanya sebagian kecil dari harga sebenarnya.

Berkat statusnya sebagai simbol olahraga paling bergengsi di dunia, nilai historis, budaya, dan prestise yang melekat membuat Trofi Piala Dunia di perkirakan memiliki nilai sekitar 20 juta dolar AS.

Angka tersebut menjadikannya salah satu trofi olahraga paling bernilai di dunia.

Sebagai pembanding, Trofi Vince Lombardi yang di berikan kepada juara Super Bowl NFL di perkirakan memiliki nilai sekitar 50 ribu dolar AS.

Apakah Negara Juara Bisa Membawa Pulang Trofi Asli?

Jawabannya tidak.

Trofi emas asli hanya di gunakan selama seremoni penyerahan hadiah dan perayaan di lapangan usai pertandingan final selesai.

Setelah prosesi resmi berakhir, petugas FIFA segera mengambil kembali trofi tersebut untuk dikembalikan ke tempat penyimpanan dengan pengamanan tingkat tinggi.

Sebagai gantinya, negara yang menjadi juara menerima sebuah replika resmi bernama World Cup Winners’ Trophy.

Replika tersebut di buat dari perunggu yang di lapisi emas sehingga tetap menyerupai trofi asli.

Mengapa FIFA Menyimpan Trofi Asli?

Kebijakan tersebut di terapkan demi menjaga warisan sejarah sepak bola dunia.

Pada era Trofi Jules Rimet, sebuah negara berhak memiliki trofi secara permanen apabila berhasil menjadi juara dunia sebanyak tiga kali.

Brasil menjadi negara pertama yang memenuhi syarat tersebut setelah menjuarai Piala Dunia 1970.

Baca Juga :  Film Laut Bercerita Menembus Cannes 2026, Langkah Besar Sinema Indonesia

Ketika FIFA memperkenalkan trofi baru mulai Piala Dunia 1974, aturan itu di hapus.

Sejak saat itu, trofi asli di tetapkan sebagai aset permanen FIFA dan di simpan di FIFA World Football Museum di Zurich, Swiss.

Langkah tersebut di ambil untuk mengurangi risiko kerusakan, kehilangan, maupun pencurian terhadap salah satu benda olahraga paling berharga di dunia.

Hanya Orang-Orang Tertentu yang Boleh Menyentuh Trofi Asli

FIFA juga menerapkan aturan ketat mengenai siapa saja yang boleh memegang trofi emas tersebut tanpa sarung tangan.

Hanya dua kelompok yang memperoleh izin langsung, yaitu:

  • Pemain dan pelatih tim yang berhasil menjadi juara Piala Dunia.
  • Kepala negara yang sedang menjabat, baik presiden, perdana menteri, maupun raja.

Di luar kelompok tersebut, siapa pun tidak di perbolehkan menyentuh trofi secara langsung atau harus menggunakan sarung tangan khusus sesuai prosedur FIFA.

Aturan itu berlaku bagi seluruh tamu undangan, pejabat, selebritas, hingga petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

Final Piala Dunia 2026 Membuat Trofi Legendaris Kembali Menjadi Pusat Perhatian

Memasuki fase akhir Piala Dunia 2026, perhatian dunia kini tidak hanya tertuju pada persaingan menuju gelar juara, tetapi juga pada trofi yang akan di perebutkan oleh para pemain terbaik dunia.

Meski hanya setinggi 36,5 sentimeter dan berbobot sekitar 6 kilogram, Trofi Piala Dunia memiliki makna yang jauh melampaui ukuran fisiknya. Trofi tersebut menjadi simbol prestasi tertinggi dalam sepak bola internasional sekaligus salah satu benda olahraga paling berharga yang pernah di buat.

Siapa pun yang berhasil mengangkatnya pada partai final akan tercatat dalam sejarah, meski trofi emas asli itu pada akhirnya tetap kembali ke penyimpanan resmi FIFA di Zurich sebagai bagian dari warisan sepak bola dunia. (Wd/*)

Berita Terkait

FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Piala Dunia 2026, Juara Raih Rp918 Miliar
Fantastis! Ini Harga Tiket Nonton Final Piala Dunia 2026
Panjat Tebing Indonesia Borong Emas di Chamonix
UEFA Beri Respons Tegas soal Wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 Negara
Bukan Hanya Mbappe, Empat Bintang Real Madrid Kuasai Gol Piala Dunia 2026
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 dan Daftar Tim Lolos
Inovasi Teknologi AI di Piala Dunia 2026 Makin Akurat
Lionel Messi Cetak Rekor Gol Terbanyak Piala Dunia
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:08 WIB

Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:01 WIB

FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Piala Dunia 2026, Juara Raih Rp918 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:04 WIB

Fantastis! Ini Harga Tiket Nonton Final Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:08 WIB

Panjat Tebing Indonesia Borong Emas di Chamonix

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:04 WIB

UEFA Beri Respons Tegas soal Wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 Negara

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya (Foto: AFP/bola)

Sport

Trofi Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli? Ini Faktanya

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:08 WIB

Ford Everest Platinum Resmi Meluncur, Mesin V6 3.0L (Foto: ford)

Otomotif

Ford Everest Platinum Resmi Meluncur, Mesin V6 3.0L

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:02 WIB