Kabarinaja.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat, 8 Mei 2026 dengan performa meyakinkan. Indeks melaju ke zona hijau pada level 7.182,96, terkerek naik 8,64 poin atau 0,12 persen. Kontras dengan tren positif ini, kelompok saham unggulan dalam indeks LQ45 cenderung stagnan dengan kenaikan tipis 0,01 poin menuju posisi 693,80.
Anomali Pasar Domestik vs Wall Street
Optimisme pasar lokal muncul saat bursa Amerika Serikat justru sedang lesu. Pada penutupan perdagangan Kamis (7/5), tiga indeks utama Wall Street kompak melemah. S&P 500 merosot 0,38 persen, di picu oleh aksi jual pada saham raksasa teknologi seperti Amazon, Broadcom, dan Micron Technology. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi 0,13 persen dan Dow Jones jatuh 0,63 persen.
Ketidakpastian harga komoditas menjadi beban utama. Minyak mentah WTI AS turun 0,28 persen ke harga USD 94,81 per barel, sedangkan Brent terkontraksi 1,19 persen menjadi USD 100,06 per barel. Penurunan ini mencerminkan sikap hati-hati investor memantau tensi geopolitik.
Diplomasi AS-Iran dan Sinyal Keamanan Energi
Fokus pasar dunia saat ini tertuju pada Washington. Gedung Putih di laporkan tengah menyusun nota kesepahaman berisi 14 poin strategis. Langkah ini di rancang untuk meredakan konflik sekaligus membuka kembali ruang dialog nuklir dengan Iran. Keberhasilan negosiasi ini akan menjadi kunci stabilitas harga energi global dalam jangka panjang.
Proyeksi dan Rekomendasi Investasi
Meskipun di buka menguat, ancaman koreksi teknis tetap mengintai di penghujung pekan. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang:
-
Support: 7.000 – 7.100
-
Resistance: 7.200 – 7.280
Apa yang harus dilakukan investor?
-
Amankan Keuntungan: Jika Anda memiliki saham teknologi yang sudah melampaui target profit, pertimbangkan profit taking sebagian mengingat tekanan sektor serupa di pasar global.
-
Pantau Area Support: Manfaatkan pelemahan jika IHSG mendekati level 7.000 untuk akumulasi bertahap pada saham berfundamental kuat.
-
Cermati Sentimen Global: Berita terbaru mengenai kesepakatan nuklir AS-Iran akan sangat memengaruhi emiten sektor energi dan logistik.
Pasar saat ini sangat sensitif terhadap berita geopolitik. Tetap disiplin pada rencana trading Anda dan hindari keputusan impulsif saat volatilitas meningkat. ***







