Rupiah Tembus Rp17.363 per Dolar AS, Tekanan Global Paksa Mata Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Terperosok di Level Rp17.363 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Tembus Rp17.363 per Dolar AS, Tekanan Global Paksa Mata Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Tembus Rp17.363 per Dolar AS, Tekanan Global Paksa Mata Mata Uang Asia Melemah

Kabarinaja.id – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kian nyata. Pada pembukaan pasar Jumat, 8 Mei 2026, mata uang rupiah terpantau melemah menghadapi dominasi dolar Amerika Serikat (AS). Data real-time Investing pukul 09.20 WIB menunjukkan rupiah berada di posisi Rp17.363,7 per USD. Angka ini mencerminkan pelemahan sebesar 109,7 poin atau setara 0,64 persen di bandingkan penutupan sebelumnya.

Keperkasaan dolar AS tidak terbendung. Indeks Dolar AS (DXY) merangkak naik 0,16 persen ke level 98,102. Kondisi ini menandakan beralihnya minat investor global untuk mengamankan aset dalam bentuk mata uang Paman Sam. Lonjakan permintaan dolar secara otomatis menekan posisi mata uang negara berkembang.

Baca Juga :  IHSG Bangkit ke Level 6.000, Ini 5 Saham Pilihan Analis Hari Ini

Nasib Mata Uang Asia di Tengah Dominasi Global

Rupiah tidak sendirian dalam menghadapi depresiasi. Mayoritas mata uang utama di kawasan Asia justru ikut menekan posisi rupiah. Yen Jepang kini bertengger di angka Rp110,67 per yen, menguat 0,13 persen. Baht Thailand pun berada di posisi Rp538,003, mencatatkan kenaikan 0,11 persen terhadap mata uang domestik kita.

Yuan Tiongkok bergerak naik tipis 0,05 persen ke level Rp2.551,55. Sebaliknya, Euro cenderung bergerak datar di angka Rp20.347. Hanya Ringgit Malaysia yang menunjukkan pergerakan seirama dengan rupiah, yakni turun 0,05 persen ke posisi Rp4.434,13. Pergerakan variatif ini mencerminkan dinamika pasar yang masih mencari arah di tengah ketidakpastian global.

Baca Juga :  7 Terminal Bandara Terindah di Dunia 2026

Sentimen Internasional dan Proyeksi Pasar

Pelemahan ini berakar dari kombinasi sentimen pasar internasional. Penguatan dolar AS terjadi bersamaan dengan kenaikan harga emas dunia. Meskipun ketegangan geopolitik mulai mereda, investor tetap waspada terhadap stabilitas pasokan energi dan keamanan jalur perdagangan.

Analis dari MUFG memberikan proyeksi optimis terkait stabilitas kawasan. De-eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk potensi kesepakatan diplomatik antara Iran dan AS, diprediksi menjadi katalis positif. Jika Selat Hormuz kembali dibuka secara bertahap, mata uang di Asia berpeluang mendapatkan momentum untuk kembali menguat. (Nd/*)

Berita Terkait

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti
Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula
4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda
Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film
Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
IHSG Melonjak ke Level 6.198 pada Senin Pagi
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Stagnan Rp2,668 Juta
Strategi Investasi Saham Blue Chip Jelang Putusan MSCI 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:08 WIB

2 Pilihan Passive Income Digital Selain Deposito dan Properti

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:06 WIB

Strategi Investasi Saham Online yang Aman untuk Pemula

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:04 WIB

4 Tips Finansial Generasi Sandwich Bebas Beban Ganda

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:24 WIB

Google Kucurkan Rp 1,3 Triliun ke A24 Guna Riset AI Film

Senin, 22 Juni 2026 - 10:19 WIB

Rupiah Melemah Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Berita Terbaru

Gelombang Panas Prancis Pecahkan Rekor 1947, 40 Orang Tewas (Foto: SIMON WOHLFAHRT/AFP/liputan6)

Internasional

Gelombang Panas Prancis Pecahkan Rekor 1947, 40 Orang Tewas

Rabu, 24 Jun 2026 - 13:07 WIB

Lee Joon-gi Pertimbangkan Jadi Antagonis di Film Dochabi (Foto: Instagram/actor_jg/medcom)

Showbiz

Lee Joon-gi Pertimbangkan Jadi Antagonis di Film Dochabi

Rabu, 24 Jun 2026 - 12:07 WIB