Kabarinaja.id – Keberadaan centang biru di Facebook kini semakin di minati karena menjadi tanda bahwa sebuah akun telah di verifikasi oleh Meta. Lencana ini membantu pengguna membedakan akun asli dengan akun palsu atau tiruan yang kerap mengatasnamakan tokoh, bisnis, maupun kreator konten.
Saat ini, cara paling mudah memperoleh centang biru adalah melalui program berlangganan Meta Verified. Layanan berbayar tersebut terbuka bagi pengguna umum yang memenuhi persyaratan tertentu.
Untuk mendaftar, pengguna harus berusia minimal 18 tahun, mengaktifkan autentikasi dua faktor, serta memiliki dokumen identitas resmi seperti KTP atau paspor. Setelah itu, pengguna cukup membuka aplikasi Facebook, masuk ke menu Meta Verified, mengikuti proses pendaftaran, melakukan pembayaran, lalu mengunggah identitas untuk proses verifikasi.
Biaya berlangganan Meta Verified berbeda-beda tergantung platform yang di gunakan. Di Indonesia, tarifnya umumnya berada di kisaran Rp100 ribuan per bulan.
Verifikasi Gratis Masih Tersedia untuk Tokoh dan Merek Ternama
Di luar layanan berbayar, Facebook juga masih menyediakan jalur verifikasi gratis. Namun, opsi ini hanya di peruntukkan bagi figur publik, organisasi, perusahaan besar, artis, atlet, maupun tokoh yang memiliki tingkat popularitas tinggi.
Meta menerapkan sejumlah syarat sebelum memberikan centang biru secara gratis. Akun yang di ajukan harus mewakili individu, bisnis, atau organisasi yang nyata, memiliki identitas yang jelas, serta aktif di gunakan.
Tidak hanya itu, akun juga harus memiliki profil yang lengkap, termasuk foto profil, biodata, dan unggahan publik. Faktor yang paling menentukan adalah tingkat keterkenalan. Meta biasanya mempertimbangkan apakah sosok atau merek tersebut sering muncul dalam pemberitaan media dan banyak di cari oleh publik.
Karena prosesnya lebih ketat, tidak semua pengajuan verifikasi gratis akan di setujui meski syarat administrasi telah dipenuhi.
Begini Proses Pengajuan Centang Biru Facebook
Pengguna yang merasa memenuhi kriteria dapat mengajukan verifikasi melalui formulir resmi yang tersedia di pusat bantuan Facebook. Dalam proses tersebut, pemohon harus memilih jenis akun yang akan di verifikasi, baik profil pribadi maupun halaman bisnis.
Selanjutnya, pengguna di minta mengunggah dokumen identitas resmi sebagai bukti keaslian akun. Meta juga meminta informasi tambahan seperti kategori akun, negara target audiens, hingga tautan artikel berita atau situs web yang dapat mendukung klaim popularitas akun tersebut.
Setelah formulir di kirim, tim Meta akan melakukan peninjauan. Hasil verifikasi nantinya di sampaikan melalui notifikasi langsung ke akun pemohon.
Centang biru tidak hanya berfungsi sebagai simbol status. Akun terverifikasi biasanya memperoleh tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari pengikut, lebih mudah di temukan dalam hasil pencarian, serta mendapatkan akses dukungan pelanggan yang lebih cepat saat menghadapi kendala akun.(Tim)









