Waspada Risiko DBD Saat El Nino Godzilla Melanda Indonesia

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 13:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Risiko DBD Saat El Nino Godzilla Melanda Indonesia (Foto: Ai)

Waspada Risiko DBD Saat El Nino Godzilla Melanda Indonesia (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Fenomena cuaca ekstrem El Nino Godzilla yang melanda berbagai belahan dunia sejak pertengahan 2026 membawa dampak serius bagi Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini akan berjalan lebih kering dan tangguh dalam durasi yang lebih panjang. Situasi tersebut memicu lonjakan risiko DBD saat El Nino akibat meningkatnya aktivitas nyamuk penular virus.

Banyak masyarakat mengira ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) menurun saat matahari bersinar terik karena nyamuk identik dengan musim hujan. Faktanya, suhu udara yang lebih tinggi justru mempercepat perkembangan virus dengue di dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti. Suhu panas ini juga mendorong nyamuk tersebut untuk menggigit manusia secara lebih sering.

Perubahan pola hujan yang tidak menentu menciptakan tempat penangkaran baru bagi serangga pengisap darah ini. Saat kekeringan melanda, air sering kali tertahan pada area yang luput dari perhatian seperti tatakan pot, wadah dispenser, hingga saluran air yang mampet. Ketika hujan sesekali turun, genangan air langsung terbentuk pada benda-benda terbuka dan mempercepat siklus hidup nyamuk.

Baca Juga :  Cara Registrasi Biometrik Telkomsel untuk Kartu Prabayar

Lonjakan Kasus Mencapai 96 Persen

Dampak nyata dari fenomena ini terlihat jelas dalam laporan ilmiah terpercaya. Analisis dari Dengue Academy yang rilis pada 20 Mei 2026 menunjukkan, insiden DBD melonjak hingga 96 persen pada tahun-tahun terjadinya El Nino kuat. Data komparatif tersebut di himpun dari 34 provinsi di Indonesia sepanjang tahun 2010 sampai 2024.

Sebagai catatan, Indonesia mencatat sekitar 250 ribu kasus DBD dengan angka kematian mencapai lebih dari 1.400 jiwa pada tahun 2024. Lonjakan angka ini menjadi alarm keras bagi para orang tua untuk melipatgandakan kewaspadaan terhadap kesehatan anak-anak.

Langkah Strategis Melindungi Keluarga

Mengingat belum ada obat spesifik untuk mematikan virus dengue, langkah pencegahan menjadi kunci utama yang tidak boleh di tawar. Masyarakat di imbau untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus di lingkungan tempat tinggal. Langkah ini meliputi menguras penampungan air secara rutin, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas.

Baca Juga :  Cek Penerima PIP 2026: Cara Mudah Pastikan Bantuan Cair

Poin “Plus” dalam gerakan tersebut dapat di perkuat dengan memakai losion antinyamuk, memasang kawat kasa pada jendela, hingga memelihara ikan pemakan jentik. Mengingat virus dengue memiliki empat serotipe yang berbeda, seseorang yang pernah terinfeksi masih bisa tertular kembali. Bahkan infeksi sekunder berpotensi memicu gejala klinis yang jauh lebih parah dan berbahaya.

Oleh karena itu, masyarakat perlu melengkapi proteksi internal dengan melakukan konsultasi bersama dokter mengenai pemberian vaksin DBD. Kombinasi antara kebersihan lingkungan melalui 3M Plus dan kekebalan tubuh dari vaksinasi akan memberikan perlindungan menyeluruh bagi keluarga. Informasi edukasi lebih lanjut mengenai penanganan virus ini dapat di akses melalui situs resmi cegahdbd.com. (Wd/*)

Berita Terkait

Ribuan Naskah Nusantara Sudah Digital, Minat Baca Masih Jadi Tantangan
Dari Kampus hingga OTT KPK, Ini Rekam Jejak Karier Akhmad Sodiq
PPPK Paruh Waktu Guru Ditargetkan Penuh Waktu 2027
1.487 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng Terbanyak
Lulusan S1 Makin Sulit Cari Kerja, Ini Jurusannya
Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas
Rekam Wajah Orang di Tempat Umum Bisa Berujung Hukum?
Danantara CX100 Dibuka, Ini Dampaknya bagi Pelanggan BUMN
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Ribuan Naskah Nusantara Sudah Digital, Minat Baca Masih Jadi Tantangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Dari Kampus hingga OTT KPK, Ini Rekam Jejak Karier Akhmad Sodiq

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:05 WIB

PPPK Paruh Waktu Guru Ditargetkan Penuh Waktu 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:02 WIB

1.487 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng Terbanyak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Lulusan S1 Makin Sulit Cari Kerja, Ini Jurusannya

Berita Terbaru

Arti Orang Have dan Bahasa Gaul Gen Z yang Viral (Foto: Ilustrasi Ai/wolipop)

Lifestyle

Arti Orang Have dan Bahasa Gaul Gen Z yang Viral

Senin, 24 Agu 2026 - 12:03 WIB

Miss Universe 2025 Fátima Bosch  (Foto: dok. Instagram @fatimaboschfdz/wolipop)

Showbiz

Miss Universe 2025 Fátima Bosch Terancam Ditangkap

Senin, 24 Agu 2026 - 11:04 WIB

Mekyla Li (Foto: Instagram Mekyla Li/cnnbrasil)

Showbiz

Mekyla Li Dicopot dari Miss Grand USA 2026, Ini Penyebabnya

Senin, 24 Agu 2026 - 09:32 WIB

Omoda O4 Siap Ramaikan Crossover Listrik Rp400 Jutaan (Foto:  Omoda Jaecoo/medcom)

Otomotif

Omoda O4 Siap Ramaikan Crossover Listrik Rp400 Jutaan

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:05 WIB

Cara Menghasilkan Uang dari ZEPETO World

Ekonomi

Cara Menghasilkan Uang dari ZEPETO World

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:02 WIB