Rupiah Melemah ke Rp17.856 per Dolar AS, Pasar Komoditas Emas Ikut Anjlok

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Melemah ke Rp17.856 per Dolar AS, Pasar Komoditas Emas Ikut Anjlok (Foto: Ai)

Rupiah Melemah ke Rp17.856 per Dolar AS, Pasar Komoditas Emas Ikut Anjlok (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Pasar keuangan dalam negeri kembali menghadapi tekanan berat pagi ini. Mata uang rupiah merosot cukup tajam menghadapi keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS).

Data pasar Investing pada pukul 09.04 WIB menunjukkan kurs rupiah berada di posisi Rp17.856 per dolar AS. Angka tersebut mencerminkan pelemahan sebesar 0,54% di banding penutupan sebelumnya.

Lonjakan mata uang Negeri Paman Sam terkonfirmasi melalui Indeks Dolar AS (DXY) yang merangkak naik ke level 99,312 atau menguat 0,16%. Performa ini membuktikan dominasi dolar AS yang masih terlalu tangguh bagi mayoritas mata uang global.

Bagaimana dampaknya bagi Anda?

Pelemahan rupiah yang menyentuh angka Rp17.800-an berpotensi memicu kenaikan harga barang impor di pasar domestik. Bagi pelaku usaha, segera tinjau ulang biaya operasional dan lindungi nilai aset Anda untuk mengantisipasi volatilitas yang lebih tinggi.

Berbeda dengan performa terhadap dolar AS, nilai tukar rupiah justru menunjukkan keunggulan saat di hadapkan dengan sejumlah mata uang regional Asia. Beberapa mata uang negara tetangga bergerak bervariasi cenderung melemah:

Baca Juga :  3 Drama Korea Terbaru Cetak Rating Dua Digit Mei-Juni 2026
Mata Uang Asia Nilai Tukar (Rp) Perubahan (%)
Yuan China Rp2.632,87 -0,04%
Yen Jepang Rp111,87 -0,05%
Dolar Singapura Rp13.957,20 -0,18%
Baht Thailand Rp546,396 -0,22%
Ringgit Malaysia Rp4.490,34 -0,22%
Baca Juga :  DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava

Guncangan tidak hanya melanda sektor valuta asing. Pasar komoditas pun merasakan imbas negatif yang signifikan.

Harga emas dunia terpantau merosot tajam. Instrumen XAU/USD ambles 1,14% hingga menembus level 4.405,59. Penurunan ini menjadi sinyal kuat bahwa investor cenderung mengalihkan modal mereka ke aset yang di anggap lebih aman seperti dolar AS.

Situasi fluktuatif ini terjadi karena pelaku pasar global bersikap hati-hati. Investor saat ini fokus mencermati arah kebijakan suku bunga acuan serta rilis data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. Dua faktor tersebut menjadi motor utama yang menggerakkan arah arus modal dunia saat ini. (Wd/*)

Berita Terkait

Daftar Pinjol Legal Terdaftar di OJK 2026, Cek Sebelum Meminjam
Tabel Angsuran KUR BRI Juli 2026 Terbaru Plafon Rp1-100 Juta
DJP Kirim Email Tagihan ke 1,85 Juta Penunggak Pajak
Adecco Rilis Panduan Gaji 10 Industri di Indonesia Tahun 2026
Daftar Pekerjaan Gaji Rp 100 Juta di Indonesia Terbaru
Harga BBM Juli 2026 Turun, Cek Daftar Lengkap Se-Indonesia
DJP Tunjuk 7 Pemungut PPN PMSE Baru Termasuk Strava
Kinerja Pertamina 2025, Pendapatan Tembus Rp1.167 Triliun
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:08 WIB

Daftar Pinjol Legal Terdaftar di OJK 2026, Cek Sebelum Meminjam

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:41 WIB

Tabel Angsuran KUR BRI Juli 2026 Terbaru Plafon Rp1-100 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:03 WIB

DJP Kirim Email Tagihan ke 1,85 Juta Penunggak Pajak

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:04 WIB

Adecco Rilis Panduan Gaji 10 Industri di Indonesia Tahun 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:53 WIB

Daftar Pekerjaan Gaji Rp 100 Juta di Indonesia Terbaru

Berita Terbaru

Rekomendasi Film dan Drakor Terbaru Shin Seung-ho Terbaik (Foto: Ai)

Showbiz

Rekomendasi Film dan Drakor Terbaru Shin Seung-ho Terbaik

Minggu, 12 Jul 2026 - 21:05 WIB

Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun (Foto: Arsip Detikcom/cnnindonesia)

Showbiz

Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:03 WIB

Daftar Harga Pupuk Terbaru Juli 2026, Cek Rinciannya (Foto: cnbcindonesia)

Nasional

Daftar Harga Pupuk Terbaru Juli 2026, Cek Rinciannya

Minggu, 12 Jul 2026 - 18:06 WIB