Kabarinaja.id – Pasar kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air akan segera kedatangan penantang baru. Jetour bersiap meluncurkan lini terbarunya, Jetour T1, yang mengusung teknologi canggih Intelligent Dual Mode (i-DM). Langkah strategis pabrikan asal Tiongkok ini menyasar konsumen urban yang gemar berpetualang namun tetap memprioritaskan efisiensi bahan bakar.
Tren kendaraan elektrifikasi yang tengah naik daun di Indonesia menjadi momentum tepat bagi Jetour. Konsumen saat ini semakin selektif mencari mobil yang tangguh tanpa mengorbankan kenyamanan kota. Jetour T1 i-DM hadir menjawab kebutuhan tersebut lewat kombinasi mesin bensin dan motor listrik yang responsif. Bagi Anda yang berencana beralih ke mobil ramah lingkungan, kehadiran model ini memperluas opsi SUV hemat energi di pasar domestik.
Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, mengonfirmasi bahwa peluncuran resmi kendaraan ini akan berlangsung dalam waktu dekat. Pihak manajemen optimistis inovasi global yang di bawa Jetour sangat relevan dengan dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat modern saat ini.
Dimensi Lapang dan Desain Boxy Premium
Secara visual, Jetour T1 mengadopsi siluet kotak (boxy) khas SUV petualang yang di kombinasikan dengan aksen futuristik. Desain modern tersebut memberikan aura premium yang kuat di jalan raya. Kendaraan ini di rancang dengan detail spesifikasi berikut:
| Dimensi | Ukuran |
| Panjang Total | 4.705 mm |
| Lebar | 1.967 mm |
| Tinggi | 1.840 mm |
| Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) | 2.800 mm |
Rancangan dimensi ini memastikan manuver di area perkotaan tetap lincah. Jarak sumbu roda yang panjang juga berdampak langsung pada ruang kabin. Penumpang mendapatkan area kaki yang lega, sebuah aspek krusial untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
Efisiensi Optimal Lewat Teknologi i-DM
Keunggulan utama Jetour T1 terletak pada sistem penggerak hybrid i-DM. Teknologi ini bekerja secara pintar mengintegrasikan performa motor listrik dan mesin konvensional. Hasilnya, konsumsi bahan bakar dapat di tekan secara signifikan tanpa memangkas tenaga mobil saat akselerasi.
Kehadiran unit baru ini mempertegas komitmen Jetour dalam mendukung transisi menuju era elektrifikasi di Indonesia. Bagi calon konsumen, teknologi ini menawarkan solusi konkret: menekan biaya operasional harian berkat efisiensi bensin, sekaligus mengurangi emisi karbon di jalan raya. (Wd/*)









