Kabarinaja.id – K-Speed kembali menggebrak dunia kustom roda dua lewat proyek terbaru mereka berbasis Honda ST125 Dax. Bengkel asal Thailand pimpinan Mr. Eak ini mentransformasi motor mini yang ikonik tersebut menjadi sosok café racer gahar berjuluk “Puppy Racer”. Proyek internal ini membuktikan bahwa dimensi kecil bukan halangan untuk tampil premium dan intimidatif.
Evolusi Kaki-Kaki dan Velg 14 Inci
Daya tarik utama terletak pada perubahan drastis sektor kaki-kaki. Jika versi standar hanya di bekali velg 12 inci, K-Speed nekat menyematkan velg 14 inci di kedua sisi. Penambahan ukuran ini memaksa tim mekanik melakukan penyesuaian teknis yang rumit. Swingarm belakang di perpanjang hingga 4 inci dan di perkuat dengan brace tambahan guna menjaga stabilitas motor.
Kesan padat di perkuat dengan penggunaan wheel cover solid yang menutup jari-jari velg. Untuk suspensi, sistem upside-down dan sokbreker belakang dari merek Diabolus di pasang guna mereduksi ketinggian motor, menciptakan siluet yang lebih merunduk dan aerodinamis.
Detail Estetika Minimalis Namun Fungsional
Rangka pressed steel asli tetap di pertahankan sebagai tangki bensin sekaligus identitas Dax. Namun, estetika motor berubah total setelah sepatbor depan dan belakang di copot. Sebagai gantinya, K-Speed memasang fork brace handmade dan rak barang mungil tepat di depan jok kustom model café racer.
Area kemudi kini tampil sangat bersih. Kehadiran setang jepit (clip-on), spion bar-end, serta sakelar mikro bergaya klasik menghilangkan kesan ramai di kokpit. Panel instrumen atau spidometer bawaan di pindahkan ke sisi kiri mesin agar area pandang pengendara lebih plong.
Performa Visual dan Suara yang Galak
Meski mesin 125cc standar tidak di sentuh bagian internalnya, performa suara dan tampilannya jauh lebih garang. Sistem pembuangan di ganti dengan knalpot Diabolus dual-exit muffler lengkap dengan pelindung panas bermotif mesh. Detail kecil seperti footstep rear-set dan lampu sein LED minimalis melengkapi transformasi ini.
Seluruh bodi di balut warna matte black yang menjadi ciri khas K-Speed, di padukan dengan emblem Honda berwarna gelap.
Dampak bagi Modifikator
Bagi pemilik Honda Dax di Indonesia, karya ini memberikan referensi nyata bahwa peningkatan ukuran velg ke 14 inci sangat mungkin di lakukan, meski memerlukan modifikasi pada lengan ayun. Langkah praktis yang bisa di ambil adalah mencari komponen peningkat performa visual seperti upside-down atau knalpot aftermarket yang sudah tersedia di pasar global untuk mendapatkan tampilan serupa tanpa harus merusak rangka asli.
Hasil garapan K-Speed ini menegaskan bahwa motor mini bisa memiliki karakter sekuat motor besar jika detail teknis dan proporsinya di eksekusi dengan tepat. (Wd/*)









