OpenAI Meluncurkan GPT-Realtime-2, AI Suara Baru Lebih Cepat dan Natural

Kabarinaja.id

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.idOpenAI⁠ pada tahun 2026 kembali memperkuat pengembangan teknologi kecerdasan buatan berbasis suara melalui peluncuran GPT-Realtime-2. Model AI terbaru ini di rancang untuk menghadirkan pengalaman percakapan audio yang lebih alami, responsif, dan mampu memahami konteks secara real-time.

Peluncuran tersebut di umumkan lewat pembaruan API bertajuk “Advancing Voice Intelligence with New Models in the API” yang di rilis pada Rabu (13/5/2026). Bersamaan dengan itu, OpenAI juga memperkenalkan dua model baru lain, yakni GPT-Realtime-Translate dan GPT-Realtime-Whisper.

Ketiga model tersebut dinsiapkan untuk mendukung perkembangan layanan berbasis suara seperti customer service otomatis, asisten virtual pintar, hingga agen AI percakapan yang mampu merespons pengguna secara langsung tanpa jeda panjang.

GPT-Realtime-2 Bawa Penalaran Setara GPT-5

GPT-Realtime-2 menjadi model yang paling banyak mendapat perhatian karena di sebut sebagai teknologi audio pertama OpenAI yang membawa kemampuan reasoning kelas GPT-5 ke dalam percakapan suara.

Model ini mampu memahami konteks dialog yang panjang, merespons interupsi pengguna dengan lebih fleksibel, serta menjalankan perintah selama percakapan berlangsung. OpenAI menilai kemampuan tersebut membuat interaksi AI terasa jauh lebih natural di banding voice assistant generasi sebelumnya.

Baca Juga :  AI Kian Tak Terbendung, ChatGPT hingga Gemini Berhasil Taklukkan Ujian Masuk Kampus Elite Jepang

Teknologi speech-to-speech yang di gunakan juga memungkinkan sistem memproses suara secara langsung tanpa harus mengubah audio menjadi teks terlebih dahulu. Pendekatan ini di klaim mampu memangkas latensi sehingga respons AI terdengar lebih cepat dan menyerupai percakapan manusia.

Perkembangan model suara berbasis AI memang menjadi fokus baru industri teknologi global sepanjang 2025 hingga 2026. Banyak perusahaan teknologi berlomba menghadirkan asisten digital yang bukan hanya bisa menjawab pertanyaan, tetapi juga memahami emosi, konteks, dan pola komunikasi pengguna secara lebih realistis.

Hadirkan Fitur Terjemahan dan Transkripsi Real-Time

Tak hanya fokus pada percakapan suara, OpenAI juga menghadirkan GPT-Realtime-Translate yang di fokuskan untuk kebutuhan penerjemahan audio lintas bahasa secara langsung.

Model tersebut mendukung lebih dari 70 bahasa input dan 13 bahasa output. Teknologi ini di proyeksikan dapat dimanfaatkan untuk komunikasi internasional, layanan pelanggan global, hingga kebutuhan meeting lintas negara secara instan.

Sementara GPT-Realtime-Whisper di kembangkan untuk transkripsi audio streaming real-time. Fitur itu memungkinkan pengguna mendapatkan caption otomatis, dokumentasi rapat, hingga live note-taking saat konferensi berlangsung.

Baca Juga :  ACERUN 2026 Hadirkan Rute Baru 7K dan Teknologi AI

Kebutuhan transkripsi otomatis sendiri terus meningkat seiring tren kerja hybrid dan pertemuan virtual yang kini menjadi bagian dari aktivitas bisnis modern. Teknologi AI audio dinilai mampu memangkas waktu pencatatan manual sekaligus meningkatkan efisiensi dokumentasi.

Performa Meningkat dan Sudah Tersedia di API

OpenAI mengungkapkan GPT-Realtime-2 menunjukkan peningkatan performa signifikan di banding generasi sebelumnya. Dalam pengujian Big Bench Audio, versi GPT-Realtime-2 high mencatat skor 15,2 persen lebih tinggi di banding GPT-Realtime-1.5.

Seluruh model terbaru tersebut kini sudah tersedia melalui layanan Realtime API milik OpenAI untuk para pengembang aplikasi.

Untuk biaya penggunaan, GPT-Realtime-2 dipatok sebesar US$32 per 1 juta token input audio dan US$64 per 1 juta token output audio. Tarif token cache input di banderol US$0,40 per 1 juta token.

Sementara GPT-Realtime-Translate di kenakan biaya US$0,034 per menit. Adapun GPT-Realtime-Whisper di pasarkan dengan harga US$0,017 per menit penggunaan.

Kehadiran model-model baru ini memperlihatkan persaingan teknologi AI suara yang semakin agresif. Industri kini bergerak menuju era asisten virtual yang bukan hanya mampu berbicara, tetapi juga memahami konteks percakapan layaknya komunikasi antarmanusia.(Tim)

Berita Terkait

Fitur Keamanan Meta AI Kirim Peringatan Self-Harm ke Orang Tua
Malware RedHook Incar Rekening Pengguna Android
Pakar Siber Ungkap Malware Android Baru, Ponsel Bisa Dikendalikan Diam-Diam
Alghifari Media Tech Hadirkan Jasa Website Profesional
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI dan Hapus Akun Palsu
Tren Video Commerce di Asia Tenggara Melonjak 5 Kali Lipat
Ancaman Siber Terselubung Infrastruktur Cloud akibat AI Masif
Cara Registrasi Biometrik Kartu SIM Lewat HP
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:05 WIB

Fitur Keamanan Meta AI Kirim Peringatan Self-Harm ke Orang Tua

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Malware RedHook Incar Rekening Pengguna Android

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:52 WIB

Pakar Siber Ungkap Malware Android Baru, Ponsel Bisa Dikendalikan Diam-Diam

Senin, 13 Juli 2026 - 13:03 WIB

Alghifari Media Tech Hadirkan Jasa Website Profesional

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:05 WIB

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI dan Hapus Akun Palsu

Berita Terbaru

Fitur Keamanan Meta AI Kirim Peringatan Self-Harm ke Orang Tua (Foto: edcom)

Teknologi

Fitur Keamanan Meta AI Kirim Peringatan Self-Harm ke Orang Tua

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:05 WIB

Mobil Bekas Rp50 Juta Terbaik, Ini Rekomendasinya (Foto:  Honda/medcom)

Otomotif

Mobil Bekas Rp50 Juta Terbaik, Ini Rekomendasinya

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:05 WIB