Meta Siapkan Fitur Incognito Chat, Obrolan dengan AI Kini Jauh Lebih Privat

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Meta Siapkan Fitur Incognito Chat (Foto: Ai)

Ilustrasi Meta Siapkan Fitur Incognito Chat (Foto: Ai)

Kabarinaja.id – Pengguna AI kini sering memanfaatkan fasilitas chatbot untuk mendiskusikan topik sensitif. Mulai dari urusan finansial, kondisi kesehatan, kendala pekerjaan, hingga problem asmara. Fenomena ini memicu kekhawatiran besar terkait kebocoran data pribadi. Merespons situasi tersebut, Meta sedang menggarap fitur baru bernama Incognito Chat untuk layanan Meta AI di platform WhatsApp dan aplikasi mandiri mereka.

Sistem ini mengusung konsep obrolan sementara. Seluruh teks percakapan akan terhapus secara otomatis begitu sesi berakhir, tanpa meninggalkan jejak permanen.

Teknologi Private Processing WhatsApp

Keamanan fitur ini bertumpu pada teknologi Private Processing milik WhatsApp. Melalui sistem tersebut, seluruh pemrosesan data berlangsung di dalam lingkungan server yang terisolasi dan aman. Meta menegaskan bahwa perusahaan mereka sendiri tidak memiliki kemampuan untuk mengintip isi obrolan tersebut.

Langkah ini menjadi pembeda besar dari mode samaran yang di tawarkan kompetitor. Pada platform chatbot lain, mode incognito biasanya hanya menyembunyikan obrolan dari riwayat pengguna. Faktanya, data mentah tetap berpotensi di simpan atau diakses oleh perusahaan penyedia layanan untuk keperluan tertentu. Meta memutus celah tersebut lewat enkripsi khusus dan ruang pemrosesan steril.

Baca Juga :  Redmi Pad 2 9.7 Resmi di Indonesia, Harga Rp2,3 Jutaan

“Masyarakat tidak boleh mengorbankan privasi data pribadi mereka hanya demi menikmati kecanggihan layanan AI,” ujar Head of WhatsApp, Will Cathcart.

Batasan Fitur dan Lapisan Keamanan

Meski menawarkan proteksi ketat, sistem ini masih memiliki keterbatasan operasional pada fase awal.

  • Hanya Berbasis Teks: Pengguna belum bisa mengirimkan gambar atau memerintahkan AI untuk memproduksi konten visual.

  • Filter Keamanan Ketat: Meta menyematkan sistem proteksi otomatis yang membuat AI akan langsung menolak pertanyaan berkategori berbahaya.

Baca Juga :  Cara Memperbesar Ukuran JPG Tanpa Pecah lewat AI dan Online

Kehadiran Fitur Side Chat

Inovasi Meta tidak berhenti di situ. Perusahaan raksasa teknologi ini juga menyiapkan fitur pendamping bernama Side Chat. Melalui Side Chat, Meta AI dapat langsung membantu pengguna di tengah-tengah obrolan WhatsApp yang sedang berlangsung tanpa mengganggu jalannya percakapan utama. Fitur pendukung ini pun tetap mengadopsi teknologi Private Processing demi menjamin keamanan data.

Langkah taktis Meta muncul saat industri AI generatif panen kritik global. Banyak korporasi AI digugat akibat kedapatan menimbun riwayat obrolan pengguna untuk melatih kecerdasan model AI mereka.

Fitur Incognito Chat dijadwalkan meluncur secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Bagi Anda yang sering memanfaatkan AI untuk urusan krusial, kehadiran fitur ini wajib dimaksimalkan untuk mengamankan data personal dari incaran algoritma periklanan maupun potensi kebocoran siber. (Wd/*)

Berita Terkait

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft
Harga Spotify Premium Oktober 2026: Ini Perbedaan Tiga Paketnya
Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan
Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong
Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat
WhatsApp Siapkan Tampilan Baru di Android, Navigasi Makin Modern
Cara Bayar Virtual Account Beda Bank dengan Mudah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:09 WIB

31.000 Email Phishing Terungkap, Penipu Manfaatkan Layanan Resmi Microsoft

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Internet Hilang Saat Perjalanan? Google Maps Tetap Bisa Digunakan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kingston Pertahankan 62% Pasar DRAM, AI Jadi Pendorong

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Penyalahgunaan AI Meningkat, Pengawasan Perlu Diperketat

Berita Terbaru

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan (Foto:  Instagram/rachelvennya/medcom)

Showbiz

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:07 WIB

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Tips & Trik

Kombinasi Dinding Polos dan Roster untuk Teras Rumah

Selasa, 13 Okt 2026 - 09:24 WIB