Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN 2026

Jakarta dan Bandung dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN 2026 setelah pemerintah mengirimkan jaminan resmi kepada FIFA.

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN 2026 (Foto: RRI.CO.ID/Asniar Litiloly)

Indonesia Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN 2026 (Foto: RRI.CO.ID/Asniar Litiloly)

Kabarinaja.id – Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN 2026. Jakarta dan Bandung dipilih sebagai dua wilayah utama untuk mendukung pelaksanaan turnamen tersebut.

Kepastian itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir setelah mengikuti rapat bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Keputusan tersebut muncul setelah pemerintah Indonesia memberikan dukungan resmi kepada FIFA melalui surat Government Guarantee yang dikirimkan Presiden.

Persiapan FIFA ASEAN 2026 Memasuki Tahap Akhir

Erick menjelaskan, pemerintah saat ini tinggal menyelesaikan pembahasan host contract bersama FIFA. Dokumen tersebut mengatur berbagai kewajiban yang harus dipenuhi kota penyelenggara selama turnamen berlangsung.

“Sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya. Tetapi memang tidak banyak berbeda dengan waktu kita menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia U-17,” ujar Erick dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora RI, Senayan, Jakarta.

Dengan perkembangan tersebut, persiapan penyelenggaraan memasuki tahapan akhir. Pemerintah bersama pihak terkait kemudian menyiapkan kebutuhan venue pertandingan dan fasilitas pendukung.

Jakarta Menjadi Pusat Penyelenggaraan

Di Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno atau SUGBK ditetapkan sebagai stadion utama FIFA ASEAN 2026.

Baca Juga :  Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026, Cek Syaratnya

Sejumlah fasilitas lain disiapkan sebagai lokasi latihan. Tempat tersebut meliputi Lapangan Banteng, GMSB Kuningan, serta lapangan satu dan dua Jakarta International Stadium (JIS).

Pembagian fasilitas itu menjadi bagian dari persiapan teknis agar kebutuhan tim peserta selama turnamen dapat terpenuhi.

Bandung Siapkan Stadion Pendamping

Jawa Barat juga mendapat peran dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN 2026. Pemerintah provinsi menyiapkan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung sebagai stadion utama pendamping.

Selain stadion pertandingan, Jawa Barat menyediakan tiga lapangan latihan. Ketiganya adalah Stadion ITB, Arcamanik, dan Siliwangi.

Pemerintah daerah juga menyiapkan dua stadion cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan selama turnamen berlangsung.

Kehadiran Bandung sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan membuat persiapan turnamen tidak hanya berpusat di Jakarta.

FIFA ASEAN 2026 Punya Nilai Sejarah

Bagi Erick, penyelenggaraan FIFA ASEAN 2026 memiliki arti khusus bagi sepak bola Indonesia. Sebab, Indonesia tercatat sebagai negara pertama yang dipercaya menggelar ajang tersebut.

“FIFA ASEAN yang pertama kali digulirkan di Indonesia, ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita. Karena seperti juga kalau kita ingat, kejuaraan Piala Dunia dulu bergulir di tempat lain, ini yang pertama,” kata Erick.

Status sebagai tuan rumah juga membuka kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan dalam menggelar kompetisi sepak bola berskala internasional.

Baca Juga :  Cara Cek BI Checking Online untuk Pengajuan KPR

Pemerintah berharap penyelenggaraan turnamen dapat berjalan baik sekaligus memberikan pengalaman penting bagi pengelolaan sepak bola nasional.

Target Timnas Indonesia

Selain keberhasilan penyelenggaraan, Erick berharap Timnas Indonesia mampu memberikan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.

“Sebagai tuan rumah, kalau bisa Tim Nasionalnya juga berprestasi dengan baik, ya ini hal-hal yang tentu kita harapkan,” ucapnya.

Harapan tersebut membuat turnamen memiliki dua kepentingan sekaligus. Indonesia perlu memastikan penyelenggaraan berjalan sesuai standar FIFA, sementara Timnas Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.

Pemerintah Siapkan Dukungan Lintas Kementerian

Persiapan FIFA ASEAN 2026 juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga. Pemerintah menyiapkan dukungan untuk kebutuhan imigrasi, komunikasi, hukum, ketenagakerjaan, hingga kepabeanan.

Koordinasi lintas sektor diperlukan agar penyelenggaraan tidak hanya memenuhi kebutuhan pertandingan. Aspek pelayanan, mobilitas, keamanan administratif, serta kebutuhan peserta juga menjadi bagian dari persiapan.

Dengan Jakarta dan Bandung sebagai lokasi utama, pemerintah menargetkan FIFA ASEAN 2026 berlangsung sukses. Turnamen tersebut juga diharapkan menjadi salah satu momentum untuk memperkuat perkembangan sepak bola Indonesia dalam jangka panjang. (Wd/*)

Berita Terkait

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah
Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN
Pengangkatan Bangkai KM Virgo Ditargetkan Mulai Oktober 2026
Perencanaan Kekayaan Anak Perlu Dimulai Sejak Dini
Jamur Pangan Indonesia Punya Potensi Lebih dari Sekadar Bahan Makanan
Daftar Negara dengan Skor Membaca Tertinggi di PISA 2025
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pengangkatan Bangkai KM Virgo Ditargetkan Mulai Oktober 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Perencanaan Kekayaan Anak Perlu Dimulai Sejak Dini

Berita Terbaru

Ilustrasi. 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat (Foto: medcom)

Gadget

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:09 WIB