Kabarinaja.id – Aksi demonstrasi warga menolak penetapan zona merah di kawasan Stasiun Pompa 3 Pertamina, Kota Jambi, kembali bergulir. Ratusan warga menggelar aksi pada Sabtu, (10/10/2026).
Juru bicara (Jubir) Aksi, sekaligus Sekretaris Pergerakan Warga Tolak Zona Merah, Noval mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tuntutan warga agar pemblokiran 5.506 sertifikat tanah dibuka. Warga meminta hak mereka dikembalikan dan status sertifikat yang diblokir segera mendapat penyelesaian.
“Aksi ini dijadwalkan akan kami gelar hingga besok Minggu, (11/10/2026),”tegasnya.
Persoalan zona merah di kawasan tersebut menjadi pemicu warga kembali menyuarakan tuntutan.
Melalui aksi pemblokiran jalan ini, warga berharap ada kejelasan dan solusi atas persoalan yang berdampak terhadap kepemilikan sertifikat tanah mereka. Aksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Perkembangan lebih lanjut, termasuk respons pihak terkait terhadap tuntutan warga, masih perlu dikonfirmasi. ***










