Pendaftaran TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Rekrutmen Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 menerima calon prajurit pria. Simak jadwal, ketentuan nilai ijazah, dokumen, serta prosedur pendaftaran.

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya (Foto: DOK ad.rekrutmen-tni.mil.id/medcom)

Pendaftaran TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya (Foto: DOK ad.rekrutmen-tni.mil.id/medcom)

Kabarinaja.id – Pendaftaran TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 membuka kesempatan bagi calon prajurit pria melalui jalur Bintara Prajurit Karier (PK) dan Tamtama Prajurit Karier (PK). Proses pendaftaran telah dimulai sejak 1 Oktober 2026, dengan jadwal pendidikan berbeda untuk masing-masing jalur.

Berdasarkan informasi penerimaan yang dicantumkan dalam materi rekrutmen resmi, seleksi paling cepat dimulai pada 15 Oktober 2026. Seluruh proses penerimaan hingga kelulusan masuk pendidikan dinyatakan gratis, sehingga peserta tidak perlu membayar biaya seleksi.

Calon peserta perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran, persyaratan pendidikan, batas usia, serta kelengkapan dokumen. Pemahaman terhadap ketentuan tersebut membantu mengurangi risiko kendala ketika melakukan validasi atau daftar ulang.

Jadwal Pendaftaran Bintara dan Tamtama TNI AD 2027

Rekrutmen Gelombang I TA 2027 memiliki tenggat berbeda untuk jalur Bintara PK dan Tamtama PK. Calon peserta perlu menyesuaikan jadwal dengan jalur yang dipilih agar tidak melewati batas pendaftaran.

Tahapan Bintara PK Tamtama PK
Pendaftaran online 1 Oktober 2026–13 Januari 2027 1 Oktober 2026–15 Januari 2027
Validasi atau daftar ulang 1 Oktober 2026–15 Januari 2027 1 Oktober 2026–17 Januari 2027
Masuk pendidikan 6 Februari 2027 6 Maret 2027

Validasi dilakukan di Ajendam atau Ajenrem yang tersebar pada 21 Kodam di Indonesia. Calon peserta dapat memeriksa alamat dan nomor telepon lokasi validasi melalui situs resmi rekrutmen TNI AD.

Informasi pendaftaran dapat diperiksa melalui situs Rekrutmen TNI AD. Calon peserta sebaiknya membaca ketentuan terbaru sebelum melengkapi formulir dan mendatangi lokasi validasi.

Perbedaan Jalur Bintara PK dan Tamtama PK

Kedua jalur tersebut memiliki perbedaan dalam jenjang kepangkatan dan sejumlah persyaratan penerimaan. Karena itu, calon prajurit perlu memahami ketentuan masing-masing sebelum menentukan pilihan.

Bintara PK

Jalur Bintara PK ditujukan bagi calon prajurit yang memenuhi persyaratan pendidikan dan seleksi. Peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan akan memulai karier dengan pangkat Sersan Dua.

Untuk penerimaan Gelombang I TA 2027, tinggi badan minimal calon Bintara PK ditetapkan 163 sentimeter. Persyaratan nilai rapor atau ijazah juga perlu diperhatikan, khususnya bagi lulusan SMA, MA, dan SMK.

Tamtama PK

Tamtama PK menjadi jalur pengabdian bagi calon prajurit yang memulai karier dengan pangkat Prajurit Dua. Ketentuan tinggi badan minimal untuk jalur ini adalah 158 sentimeter.

Persyaratan pendidikan Tamtama PK mencakup lulusan SMA atau sederajat serta sejumlah jenjang pendidikan lainnya sesuai ketentuan rekrutmen. Berbeda dari Bintara PK, calon Tamtama PK tidak dikenai persyaratan nilai akademik sebagaimana tercantum dalam ketentuan penerimaan.

Persyaratan Umum Calon Prajurit TNI AD 2027

Calon peserta Bintara maupun Tamtama PK wajib memenuhi ketentuan umum sebelum mengikuti tahapan seleksi. Persyaratan tersebut mencakup kewarganegaraan, usia, kondisi kesehatan, serta rekam jejak hukum.

Berikut ketentuan umum yang harus diperhatikan:

  • Warga Negara Indonesia, tanpa persyaratan domisili.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  • Berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun saat pembukaan pendidikan pertama.
  • Tidak pernah memiliki catatan pidana, dibuktikan dengan SKCK asli yang masih berlaku.
  • Tidak sedang, telah, atau pernah berstatus tersangka maupun terdakwa dalam perkara pidana.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
  • Berjenis kelamin pria dan bukan anggota atau mantan prajurit TNI/Polri maupun PNS TNI.
Baca Juga :  Job Fair 2026 Buka 9.637 Lowongan, Fresh Graduate Diburu Perusahaan

Batas usia mengacu pada tanggal pembukaan pendidikan masing-masing jalur. Calon Bintara PK menggunakan patokan 6 Februari 2027, sedangkan calon Tamtama PK menggunakan patokan 6 Maret 2027.

Ketentuan Ijazah dan Nilai Akademik

Calon Bintara PK dapat menggunakan ijazah S1, D4, D3, atau D1 tanpa persyaratan nilai, maupun ijazah SMA/MA/SMK sederajat dari sekolah negeri atau swasta terakreditasi. Ketentuan Paket C berlaku, dengan larangan menggunakan ijazah Paket B dan Paket C secara bersamaan.

Bagi calon Bintara PK lulusan SMA sederajat, ketentuan nilai mengikuti tahun kelulusan dan jenis nilai yang digunakan. Rinciannya adalah sebagai berikut:

Tahun atau jenis kelulusan Persyaratan nilai Bintara PK
Menggunakan nilai Ujian Nasional Rata-rata minimal 37
Lulusan 2020 Rata-rata rapor tiga mata pelajaran minimal 65
Lulusan 2021–2022 Rata-rata rapor tiga mata pelajaran minimal 68
Lulusan 2023–2026 Rata-rata rapor tiga mata pelajaran minimal 70

Tiga mata pelajaran yang menjadi acuan nilai rapor adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Bagi lulusan pesantren, nilai dihitung berdasarkan mata pelajaran yang sama pada ijazah, dengan batas minimal mengikuti ketentuan tahun kelulusan.

Sementara itu, calon Tamtama PK dapat menggunakan ijazah S1, D4, D3, D1, atau SMA/MA/SMK sederajat sesuai ketentuan yang berlaku. Penerimaan jalur Tamtama PK tidak mensyaratkan nilai akademik minimum sebagaimana diberlakukan untuk calon Bintara PK lulusan SMA sederajat.

Ketentuan Pernikahan, Tinggi Badan, dan Ikatan Dinas

Calon peserta belum pernah menikah dan belum pernah memiliki keturunan. Mereka juga harus bersedia tidak menikah, baik secara agama maupun negara, selama pendidikan pertama hingga dua tahun setelah pendidikan tersebut selesai.

Selain memenuhi batas tinggi badan, peserta harus memiliki berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga wajib bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama minimal selama 10 tahun.

Peserta harus siap ditempatkan di berbagai kecabangan TNI AD dan seluruh wilayah Indonesia. Seluruh tahapan pemeriksaan, meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, penelitian personel, dan psikologi, wajib diikuti secara lengkap.

Calon Bintara PK juga tidak boleh terdaftar secara bersamaan sebagai peserta Tamtama PK Gelombang I TA 2027. Apabila tidak lulus seleksi Bintara, peserta dapat mempertimbangkan jalur Tamtama sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.

Peserta yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri atau menolak melanjutkan tahapan tertentu harus bersedia mengembalikan biaya yang telah dikeluarkan negara sesuai hukum. Keputusan tersebut juga dapat memengaruhi kesempatan mengikuti rekrutmen berikutnya.

Persyaratan Tambahan yang Perlu Diperhatikan

Selain ketentuan umum, panitia menetapkan sejumlah persyaratan tambahan untuk calon prajurit. Dokumen dan kondisi peserta perlu disiapkan sesuai ketentuan berikut:

  1. Memiliki surat persetujuan orang tua atau wali.
  2. Apabila menggunakan wali, harus memenuhi ketentuan penetapan pengadilan dan administrasi kependudukan.
  3. Ijazah dari luar negeri atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud harus memperoleh pengesahan serta penyesuaian nilai sesuai aturan Indonesia.
  4. Tidak memiliki tato atau bekas tato maupun tindik atau bekas tindik, kecuali pengecualian adat yang memenuhi ketentuan dan disertai surat keterangan ketua adat atau suku.
  5. Bersedia mematuhi ketentuan antikorupsi, kolusi, dan nepotisme selama penerimaan maupun pendidikan.
  6. Diupayakan memiliki kartu BPJS atau KIS yang masih aktif.
  7. Memiliki SKCK asli dari Polres, Polresta, Polrestabes, atau Polres Metro sesuai ketentuan rekrutmen.
Baca Juga :  Samudera Indonesia Buka Lowongan Kerja, Peluang Karier Strategis Lulusan Baru

Orang tua atau wali tidak diperbolehkan melakukan intervensi terhadap panitia seleksi maupun penyelenggara pendidikan. Pelanggaran terhadap ketentuan integritas dapat menyebabkan peserta dinyatakan tidak lulus atau dikeluarkan dari pendidikan.

Sertifikat Prestasi untuk Calon Bintara

Calon Bintara PK Gelombang I TA 2027 dapat menyertakan bukti prestasi minimal tingkat nasional. Prestasi tersebut harus berupa juara pertama, kedua, atau ketiga yang dibuktikan melalui sertifikat, piagam, atau surat keterangan.

Bukti prestasi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pemeriksaan dan sidang pemilihan. Namun, prestasi tidak menjamin peserta otomatis lolos seluruh tahapan seleksi.

Dokumen Pendaftaran yang Harus Disiapkan

Sebelum melakukan validasi atau daftar ulang, calon peserta perlu menyiapkan dokumen asli maupun salinan sesuai daftar resmi. Kelengkapan berkas membantu panitia memeriksa kesesuaian identitas dan riwayat pendidikan.

Berikut dokumen yang perlu disiapkan:

  1. Akta kelahiran asli.
  2. KTP calon peserta asli.
  3. Fotokopi KTP orang tua atau wali.
  4. Ijazah asli SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat, termasuk ijazah D3 atau S1 jika digunakan.
  5. Buku rapor asli SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat.
  6. SKCK asli sesuai ketentuan penerimaan.
  7. Surat penetapan perwalian dari pengadilan bagi peserta yang memiliki wali.
  8. Pas foto hitam putih ukuran 4 × 6 sebanyak 20 lembar.
  9. Kartu BPJS atau JKN-KIS aktif.
  10. Formulir pendaftaran online.

Ada ketentuan khusus mengenai formulir yang diunduh setelah pendaftaran online. Dokumen tersebut harus dibawa dalam keadaan kosong atau belum diisi ketika peserta datang untuk validasi.

Surat permohonan menjadi prajurit TNI AD juga harus disiapkan pada kertas folio bergaris dalam keadaan kosong. Panitia akan menjelaskan prosedur pengisian berkas ketika proses validasi atau daftar ulang berlangsung.

Cara Daftar Bintara dan Tamtama TNI AD 2027

Pendaftaran diawali melalui sistem online, kemudian dilanjutkan dengan validasi berkas di lokasi yang ditentukan. Calon peserta perlu memastikan setiap data sesuai dengan dokumen identitas dan pendidikan.

Ikuti tahapan berikut:

  1. Buka situs resmi Rekrutmen TNI AD, kemudian buat akun menggunakan email dan data identitas.
  2. Lengkapi informasi pribadi sesuai petunjuk pada sistem pendaftaran.
  3. Unggah dokumen identitas dan pas foto sesuai ketentuan.
  4. Unduh formulir pendaftaran online setelah proses pendaftaran berhasil.
  5. Datangi Ajendam atau Ajenrem untuk melakukan validasi dengan membawa formulir dan dokumen pendukung.
  6. Jika mengalami kendala terkait lokasi validasi, tanyakan kepada panitia mengenai kemungkinan validasi melalui Kodim terdekat.
  7. Ikuti arahan petugas mengenai pemeriksaan dokumen dan pengisian formulir.

Peserta sebaiknya memeriksa kembali jadwal, persyaratan, dan alamat validasi sebelum berangkat. Informasi pada portal resmi menjadi acuan utama apabila terdapat perubahan ketentuan atau mekanisme penerimaan.

Seleksi TNI AD Gratis, Waspadai Janji Kelulusan

Seluruh rangkaian penerimaan prajurit TNI AD Gelombang I TA 2027 hingga kelulusan masuk pendidikan dinyatakan tidak dipungut biaya. Karena itu, calon peserta perlu mewaspadai pihak yang meminta uang dengan iming-iming kelulusan seleksi.

Penerimaan dilakukan melalui tahapan pemeriksaan yang mencakup administrasi, kesehatan, jasmani, penelitian personel, dan psikologi. Peserta perlu mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan serta menghindari praktik yang bertentangan dengan aturan rekrutmen.

Bagi calon prajurit yang berminat, persiapan dapat dimulai dengan memeriksa kelengkapan dokumen dan memastikan persyaratan pendidikan terpenuhi. Jangan menunggu mendekati batas akhir pendaftaran untuk melakukan validasi, terutama karena jadwal Bintara dan Tamtama memiliki tenggat berbeda. (Wd/*)

Berita Terkait

ANTAM IMPACT 2026 Buka Lowongan, Cek Syarat dan Tahapannya
Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya
3 Profesi AI Paling Diburu Industri Global Tahun 2026
Jakarta Barat Job Fair 2026 Buka 4.262 Lowongan Kerja Gratis
Lowongan Kerja Komnas Perempuan Juni 2026, Minimal D3
Kemnaker Buka Lowongan Magang di Jepang, Cek Syaratnya di Sini!
Syarat Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Lulusan SMA Gaji UMP
BCA Buka Lowongan Relationship Officer Program 2026, Fresh Graduate S1-S2 Segera Daftar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Pendaftaran TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:03 WIB

ANTAM IMPACT 2026 Buka Lowongan, Cek Syarat dan Tahapannya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:07 WIB

3 Profesi AI Paling Diburu Industri Global Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:48 WIB

Jakarta Barat Job Fair 2026 Buka 4.262 Lowongan Kerja Gratis

Berita Terbaru

Zenless Zone Zero 3.3 Rilis 21 Oktober, Ini Fitur Barunya (Foto: medcom)

Game

Zenless Zone Zero 3.3 Rilis 21 Oktober, Ini Fitur Barunya

Minggu, 11 Okt 2026 - 15:03 WIB

Galaxy A17 5G Mulai Diuji One UI 9.5, Ini Bocoran Fiturnya (Foto: medcom)

Gadget

Galaxy A17 5G Mulai Diuji One UI 9.5, Ini Bocoran Fiturnya

Minggu, 11 Okt 2026 - 11:09 WIB