Gunung Bromo Ditutup Total, Kebakaran Meluas di TNBTS

Seluruh akses wisata ditutup mulai 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Bromo Ditutup Total, Kebakaran Meluas di TNBTS (Foto: Dokumentasi Balai Besar TNBTS/RRI)

Gunung Bromo Ditutup Total, Kebakaran Meluas di TNBTS (Foto: Dokumentasi Balai Besar TNBTS/RRI)

Kabarinaja.id – Aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo resmi dihentikan sementara akibat kebakaran yang meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Balai Besar TNBTS memberlakukan penutupan seluruh akses wisata mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut mengenai pembukaan kembali kawasan.

Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas dalam menangani kebakaran sekaligus mengurangi risiko terhadap wisatawan. Perkembangan kebakaran menjadi pertimbangan utama sebelum aktivitas kunjungan kembali diperbolehkan.

Lima Jalur Masuk Bromo Ditutup

Kebijakan tersebut mencakup lima akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo. Penutupan berlaku bagi seluruh aktivitas kunjungan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

Dua akses berada di wilayah Jawa Timur bagian timur, yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Kabupaten Malang memiliki dua jalur yang ikut ditutup. Keduanya adalah Jemplang dan Coban Trisula.

Satu akses lainnya berada di Kabupaten Lumajang, tepatnya melalui kawasan Senduro. Dengan penutupan lima jalur tersebut, wisatawan tidak dapat memasuki kawasan Bromo melalui pintu resmi TNBTS.

Baca Juga :  Beras Bukan Lagi Pemicu Utama Inflasi, Kesejahteraan Petani Padi April 2026 Meningkat Tajam

Kebakaran Jadi Pertimbangan Utama

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan bahwa keputusan penutupan berkaitan dengan kondisi kebakaran yang masih berkembang.

Menurut Rudijanta, penghentian kunjungan diperlukan agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif. Faktor keamanan dan keselamatan pengunjung juga menjadi bagian dari pertimbangan pengelola kawasan.

“Kunjungan wisata Bromo dari semua pintu masuk ditutup,” kata Rudijanta seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pemadaman sekaligus menjaga keselamatan seluruh pihak yang berada di kawasan konservasi.

Wisatawan Bisa Reschedule atau Refund

Wisatawan yang telah membeli tiket melalui sistem booking online TNBTS tidak perlu langsung kehilangan tiketnya.

Pengelola menyediakan pilihan penjadwalan ulang atau reschedule. Pengunjung juga dapat mengajukan pengembalian dana atau refund sesuai ketentuan yang berlaku.

Wisatawan dengan jadwal kunjungan selama masa penutupan perlu mengisi formulir melalui admin aplikasi booking online TNBTS. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme penanganan tiket akibat penghentian sementara aktivitas wisata.

Baca Juga :  Kalsel Nihil Hotspot, Karhutla Kini Dipantau Ketat di Kalbar

Kebijakan ini memberi pilihan bagi pengunjung yang sebelumnya telah merencanakan perjalanan menuju Bromo sebelum penutupan diberlakukan.

Pengunjung dan Pelaku Wisata Diminta Menunggu

Humas Balai Besar TNBTS Bambang Suriyo meminta masyarakat mengikuti ketentuan selama kawasan wisata ditutup.

Pelaku usaha jasa wisata juga diminta menghentikan aktivitas di kawasan TNBTS selama kebijakan tersebut berlangsung. Langkah itu diperlukan agar proses penanganan kebakaran tidak terganggu oleh aktivitas wisata.

Masyarakat juga diminta ikut menjaga kawasan konservasi dari potensi munculnya titik api. Penggunaan sumber api di kawasan TNBTS menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Penutupan ini sekaligus menunjukkan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas ketika kondisi kawasan belum memungkinkan untuk menerima aktivitas wisata.

Pembukaan kembali Gunung Bromo akan menunggu perkembangan penanganan kebakaran serta keputusan resmi dari Balai Besar TNBTS. Sampai ada pengumuman berikutnya, seluruh akses wisata tetap ditutup. (Wd/*)

Berita Terkait

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya
Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen
Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah
Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN
Pengangkatan Bangkai KM Virgo Ditargetkan Mulai Oktober 2026
Perencanaan Kekayaan Anak Perlu Dimulai Sejak Dini
Jamur Pangan Indonesia Punya Potensi Lebih dari Sekadar Bahan Makanan
Daftar Negara dengan Skor Membaca Tertinggi di PISA 2025
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Coding dan AI Baru Menjangkau 25 Persen Sekolah, Ini Kendalanya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Kebijakan Tinggal Kelas Bisa Berlaku 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Biaya Haji 2027 Turun, Ini Besaran Pelunasan Jemaah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Cara Konfirmasi Data ASN yang Tidak Sesuai di MyASN

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pengangkatan Bangkai KM Virgo Ditargetkan Mulai Oktober 2026

Berita Terbaru

Fphubbing: Kebiasaan Main HP yang Mengganggu Pertemanan (Foto: magnific/medcom)

Lifestyle

Fphubbing: Kebiasaan Main HP yang Mengganggu Pertemanan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 10:06 WIB

Ilustrasi. 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat (Foto: medcom)

Gadget

5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Layar HP Lipat

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:09 WIB