Kabarinaja.id – Perusahaan penyedia tenaga kerja Adecco Indonesia merilis riset terbaru. Riset ini membahas tren pasar rekrutmen dan panduan gaji 10 industri di Indonesia untuk periode tahun 2026.
Laporan berkala ini menyajikan standar pendapatan kotor bulanan pekerja. Data yang digunakan berasal dari kombinasi mitra korporasi dan para kandidat pelamar kerja.
Pihak Adecco Indonesia menegaskan bahwa nominal tersebut merepresentasikan kompensasi pegawai. Penentuannya mempertimbangkan rekam jejak, sertifikasi keahlian, dan variabel pendukung lainnya.
Ukuran skala operasional perusahaan juga memegang peranan krusial. Selain itu, penempatan posisi spesifik turut menentukan keputusan akhir besaran upah.
Berikut rincian estimasi pendapatan kotor bulanan untuk pekerja dengan pengalaman 0–3 tahun di tanah air.
Sektor Jasa Keuangan, Ritel, dan FMCG
Sektor perbankan, jasa keuangan, dan asuransi (BFSI) mencatatkan pendapatan maksimal Rp8 juta untuk posisi Staf Administrasi dan IT Support. Sementara itu, petugas layanan pelanggan (Customer Service) mendapatkan upah maksimal Rp7 juta. Posisi staf pusat panggilan (Call Center) menyusul senilai Rp6 juta dan Sales Support sebesar Rp8 juta.
Beralih ke industri kuliner (F&B) dan ritel, posisi Sales & Digital Marketing mendominasi pasar. Rentang gajinya berada di angka Rp7 juta hingga Rp16 juta. Posisi strategis seperti juru masak (Chef) mengantongi Rp7 juta sampai Rp10 juta. Di sisi lain, Staf Gerai memiliki batas atas Rp10 juta, IT Support Rp8 juta, dan Barista sebesar Rp6,5 juta.
Untuk industri barang konsumsi cepat laku (FMCG), profesi HR menawarkan kompensasi yang bersaing. HR Generalist atau Specialist berkisar antara Rp7 juta hingga Rp15 juta. Bagian akuntansi (Accounting Executive) memperoleh Rp6–11 juta dan IT Support maksimal Rp10 juta. Terakhir, Talent Acquisition mendapatkan Rp6–10 juta dan Customer Service maksimal Rp7 juta.
Industri Teknologi, Manufaktur, dan Kesehatan
Sektor teknologi informasi (IT & Technology) menetapkan standar upah cukup tinggi. Analis finansial (Financial Analyst) berada di angka Rp10 juta hingga Rp15 juta. Pengembang kecerdasan buatan (AI Developer) pemula membawa pulang Rp8–10 juta. Selain itu, Design Engineer menerima Rp7,5–10 juta, Talent Acquisition Rp7–12 juta, serta IT Application Support Rp6–8 juta.
Pada ranah industri dan manufaktur, penerjemah bahasa Mandarin (Translator) mendapatkan apresiasi tinggi. Kisaran gajinya mencapai Rp12 juta hingga Rp15 juta. Profesional penjualan teknis (Sales Engineer) membuntuti dengan raihan Rp10–16 juta. Posisi Design Engineer mendapat Rp8–11 juta, Application Engineer Rp8–10 juta, dan staf penjamin mutu (Quality Staff) Rp7–10 juta.
Selanjutnya, sektor ilmu hayati dan kesehatan juga memberikan kompensasi yang menarik. Dokter Spesialis di awal karier menerima sebesar Rp10 juta hingga Rp15 juta. Posisi Account Executive mendapatkan Rp8–12 juta. Sementara itu, profesi HR Specialist, Sales Engineer, dan Supply Chain Planner bergerak di rentang Rp7 juta hingga Rp10 juta.
Bidang Energi, Properti, dan Jasa Umum
Pekerja pemula di area pertambangan mendapatkan kompensasi yang bervariasi. Posisi Insinyur Sipil dan Talent Acquisition Officer mengantongi upah Rp7 juta hingga Rp12 juta. Peneliti kontur bumi (Surveyor) mengamankan Rp7–10 juta dan staf keuangan Rp6–9 juta. Di samping itu, petugas logistik dan gudang menerima maksimal Rp6 juta.
Untuk klaster minyak dan gas, petugas logistik serta petugas keuangan mengantongi pendapatan setara. Nilainya berkisar antara Rp6 juta hingga Rp12 juta. Petugas bagian perpajakan berhak mendapatkan upah maksimal Rp9 juta. Divisi pencarian bakat (Talent Acquisition) menyusul dengan batas atas Rp8 juta.
Para pencari nafkah di sektor properti dan konstruksi juga mencatatkan angka yang baik. Posisi Construction Engineer, Facility Engineer, dan Marketing Executive meraih Rp8 juta hingga Rp12 juta. Sementara itu, perancang teknis (Design Engineer) mendapatkan Rp6–10 juta dan divisi IT Support menerima Rp7–10 juta.
Terakhir, bidang jasa menempatkan profesi hubungan masyarakat (Public Relations) pada posisi teratas. Angkanya berada di rentang Rp8 juta hingga Rp12 juta. Tenaga pendidik (Guru) memiliki batas atas pendapatan Rp7 juta. Posisi ini disusul staf Call Center maksimal Rp7,5 juta, HR Generalist Rp6–10 juta, serta praktisi Digital Marketing sebesar Rp6 juta sampai Rp8,5 juta. (Wd/*)









