Honda Kembangkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor Baru

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Honda Kembangkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor Baru (Foto: KOMPAS.com/Aditya Maulana)

Honda Kembangkan Mesin Supercharger Listrik untuk Motor Baru (Foto: KOMPAS.com/Aditya Maulana)

Kabarinaja.idHonda tengah mempersiapkan revolusi besar untuk lini produk sepeda motor masa depannya lewat pengembangan teknologi mesin terbaru. Pabrikan berlambang sayap mengepak ini di laporkan sedang merancang sistem electric supercharger atau e-compressor. Langkah ini mengemuka setelah kemunculan purwarupa Honda V3R yang mengusung mesin tiga silinder dengan sokongan kompresor elektrik tersebut.

Proyek ambisius ini di proyeksikan siap meluncur ke pasar global pada tahun 2027. Dokumen paten V3R mengonfirmasi bahwa mesin baru ini mengusung desain modular. Struktur tersebut memungkinkan basis mesin di kembangkan ke berbagai konfigurasi dan kubikasi, mulai dari tipe V-twin (dua silinder) hingga V-six (enam silinder). Jika proyek ini berjalan mulus, Honda berencana mengaplikasikan teknologi serupa ke berbagai model lainnya.

Berbeda dengan komponen konvensional, e-compressor milik Honda ini hanya bekerja paruh waktu ketika pengendara membutuhkan tenaga dan torsi instan secara maksimal. Saat motor di kendarai dalam kondisi normal, mesin akan berfungsi seperti motor naturally aspirated biasa. Mekanisme ini berjalan berkat katup udara pintar yang mengalihkan jalur udara. Efeknya, dorongan tenaga (boost) dapat diatur secara presisi oleh Engine Control Unit (ECU) yang mengontrol motor listrik penggerak kompresor.

Baca Juga :  Item Counter Thamuz Mobile Legends 2026: Cara Ampuh Hancurkan Lifesteal Raja Api

Fleksibilitas menjadi keunggulan utama dari sistem elektrik ini. Kompresor elektrik tidak membutuhkan gir mekanis dari mesin seperti supercharger biasa, serta tidak memerlukan pipa knalpot yang rumit layaknya turbocharger. Alhasil, komponen ini bisa di pasang di posisi mana saja selama ruang pada rangka motor mencukupi.

Pabrikan asal Jepang ini telah mendaftarkan sembilan dokumen paten yang menunjukkan penerapan teknologi ini ke berbagai jenis motor. Motor turing legendaris, Honda Gold Wing, masuk dalam daftar tersebut dengan posisi kompresor di atas mesin flat-six khasnya. Motor harian seperti Honda NC750 juga menjadi target adaptasi. Desain mesin parallel-twin NC750 yang cenderung rendah serta memiliki ruang bagasi besar di area tangki dinilai sangat ideal untuk memuat boks filter udara dan komponen e-compressor.

Dokumen paten lain memperlihatkan varian mesin V-twin yang berbasis dari arsitektur modular V3R. Menggunakan sasis teralis baja, varian ini di duga kuat merupakan motor kelas 600cc. Berkat bantuan supercharger, performa dan torsi yang di hasilkan di klaim bakal setara dengan motor berkubikasi 800cc.

Baca Juga :  Yamaha Byson Versi Baru Hadir dengan Teknologi Flex Fuel, Bisa Minum E85

Langkah masif ini sekaligus mengirimkan sinyal ancaman serius bagi rival abadinya, Kawasaki Ninja H2. Dokumen paten Honda turut memperlihatkan dua tata letak mesin empat silinder segaris. Desain pertama berbasis dari sasis CB1300 Super Four, sedangkan paten kedua menggunakan sasis twin-spar milik superbike kasta tertinggi mereka, CBR1000RR-R Fireblade.

Saat ini, varian CBR1000RR-R Fireblade standar sudah mampu menyemburkan tenaga di atas 200 TK. Kehadiran teknologi supercharger di pastikan membuat performa motor eksotis ini menjadi jauh lebih buas di jalanan maupun lintasan balap.

Melalui lompatan teknologi ini, Honda dapat mendongkrak performa motor secara signifikan. Sistem ini juga di klaim mampu menekan konsumsi bahan bakar serta emisi gas buang tanpa memaksa pabrikan mendesain ulang arsitektur mesin dari nol. (Wd/*)

Berita Terkait

SUV Boxy Kian Digemari, Ini Alasan Konsumen Indonesia Beralih ke Desain Tangguh
Mazda Resmi Produksi CX-30 di Indonesia, Harga Kini Mulai Rp499 Juta
Industri Otomotif Terbesar di Dunia, Ini 5 Negaranya
SPG Otomotif GIIAS 2026 Ramaikan Booth Kendaraan
Touring Motor Sumba 600 Km, Ini Syarat Ikutnya
Cari SUV Bekas Tangguh? Empat Pilihan Ini Layak Jadi Alternatif Pajero Sport
Bocoran Innova Zenix Facelift Terungkap, Interior Lebih Mewah dan ADAS Ditingkatkan
Pajak Mobil Listrik dan Avanza, Berapa Bayarnya?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:45 WIB

SUV Boxy Kian Digemari, Ini Alasan Konsumen Indonesia Beralih ke Desain Tangguh

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Mazda Resmi Produksi CX-30 di Indonesia, Harga Kini Mulai Rp499 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:09 WIB

Industri Otomotif Terbesar di Dunia, Ini 5 Negaranya

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:06 WIB

SPG Otomotif GIIAS 2026 Ramaikan Booth Kendaraan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:04 WIB

Touring Motor Sumba 600 Km, Ini Syarat Ikutnya

Berita Terbaru

Spotify Running Mode Bikin Musik Lari Lebih Personal (Foto: medcom/Ai)

Teknologi

Spotify Running Mode Bikin Musik Lari Lebih Personal

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:14 WIB

GTA VI Extended Look Tayang Perdana di Netflix (Foto: medcom/Ai)

Game

GTA VI Extended Look Tayang Perdana di Netflix

Sabtu, 8 Agu 2026 - 16:05 WIB

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Showbiz

Untuk Para Pemuda, Single Baru Orkez Bang Madun

Jumat, 7 Agu 2026 - 21:21 WIB