Sebanyak 270 Desa di Kerinci Telah Mencairkan Dana Desa 2026

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabarinaja.id – Penyaluran Dana Desa tahap pertama tahun 2026 di Kabupaten Kerinci mulai berjalan di sebagian besar wilayah desa. Hingga pertengahan Mei 2026, tercatat sebanyak 270 desa telah berhasil melakukan pencairan anggaran yang akan di gunakan untuk mendukung pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat.

Pencairan Dana Desa tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga roda pembangunan di tingkat desa tetap berjalan, terutama untuk pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kerinci, Kemdepit, menyebut mayoritas desa sudah menyelesaikan proses administrasi pencairan tahap pertama.

“Sebagian besar desa sudah melakukan pencairan Dana Desa tahap pertama tahun 2026,” ujar Kemdepit, Selasa 12 Mei 2026.

Belasan Desa Belum Cairkan Dana Desa

Meski realisasi pencairan sudah mencapai sebagian besar desa, masih ada sekitar 15 desa atau sekitar lima persen yang belum menerima Dana Desa tahap pertama.

Baca Juga :  Proyek Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Dikebut, Warga Harap Banjir Segera Teratasi

Menurut Kemdepit, keterlambatan tersebut di pengaruhi oleh sejumlah persoalan administrasi yang masih dalam proses penyelesaian di tingkat desa.

Beberapa desa di ketahui masih menjalani tahapan verifikasi dan pemeriksaan dokumen. Ada juga desa yang hingga kini belum menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes), sehingga proses pencairan belum dapat di lakukan.

Kondisi itu membuat pemerintah daerah terus melakukan pendampingan agar seluruh desa segera menuntaskan persyaratan administrasi yang di butuhkan.

Dana Desa Jadi Penopang Pembangunan Desa

Dana Desa selama ini menjadi sumber pembiayaan utama berbagai program pembangunan di wilayah pedesaan. Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk pembangunan fisik seperti jalan lingkungan, drainase, dan fasilitas umum, tetapi juga mendukung program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan ekonomi desa.

Di sejumlah daerah, Dana Desa juga di arahkan untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bantuan ketahanan pangan, hingga penanganan stunting.

Baca Juga :  SDIT Nurul Ilmi II Jadi Juara 1 di JSFL Regional Kota Jambi

Karena itu, keterlambatan pencairan di nilai dapat berdampak pada tertundanya sejumlah program yang sudah di rencanakan pemerintah desa sejak awal tahun anggaran.

Pemkab Kerinci Minta Desa Segera Lengkapi Berkas

Pemerintah Kabupaten Kerinci mengimbau desa-desa yang belum mencairkan Dana Desa agar segera menyelesaikan seluruh tahapan administrasi. Langkah tersebut di nilai penting agar program pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak mengalami hambatan berkepanjangan.

Pemkab juga berharap seluruh desa dapat mempercepat proses penyelesaian RAPBDes serta dokumen pendukung lainnya sehingga pencairan tahap pertama dapat terealisasi secara menyeluruh dalam waktu dekat.

Dengan penyaluran Dana Desa yang berjalan optimal, pemerintah daerah berharap manfaat anggaran tersebut benar-benar di rasakan masyarakat melalui pembangunan yang merata dan peningkatan kesejahteraan warga desa di Kabupaten Kerinci.(Tim)

Berita Terkait

Jafar Ahmad Resmi Jadi Profesor IAIN Kerinci
Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas
Guru PPPK Menanti Kepastian Status dan Peluang PNS 2027
Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Bisa Ringan
Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya
Jumat Berkah Warung Buk Dorlan Bagikan 100 Kotak Nasi untuk Warga
Gen Auto Care Hadir di Sungai Penuh, Wako Alfin Beri Dukungan
Suku Kerinci: Sejarah, Budaya Matrilineal, dan Aksara Incung
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jafar Ahmad Resmi Jadi Profesor IAIN Kerinci

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Nindya Eltsani Fawwaz, Pelajar Sungai Penuh Bawa Merah Putih ke Monas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Guru PPPK Menanti Kepastian Status dan Peluang PNS 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Bisa Ringan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Paskibraka Kerinci 2026, Ini 30 Anggotanya

Berita Terbaru

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Lifestyle

Warna Seprai Ternyata Bisa Memengaruhi Pilihan Kutu Kasur

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:05 WIB

Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya

Loker

Apple Indonesia Buka 3 Lowongan di Jakarta, Ini Syaratnya

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:58 WIB

5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L

Otomotif

5 Skutik Paling Irit BBM, Konsumsinya Bisa Tembus 68,9 Km/L

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:02 WIB

Cara Cek Titik Karhutla di Indonesia lewat SiPongi+ dan BMKG (Foto: sipongi.gakkum.kehutanan.go.id)

Nasional

Cara Cek Titik Karhutla di Indonesia lewat SiPongi+ dan BMKG

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB

Cara Buru Skin Super Bear Adventure Tanpa Boros Koin

Game

Cara Buru Skin Super Bear Adventure Tanpa Boros Koin

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:05 WIB