Sentil Gatekeeper, Logan Paul Buka Suara Usai Diamuk Fans Anime Akibat Borong Manga Rp8,9 Miliar

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 16:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Logan Paul (Foto: Ist/ kapanlagi)

Logan Paul (Foto: Ist/ kapanlagi)

Kabarinaja.id – Aksi Logan Paul menggelontorkan dana sebesar $550 ribu atau berkisar Rp8,9 miliar untuk memboyong salinan langka bab pertama One Piece serta Dragon Ball memicu pergolakan masif di jagat maya. Komunitas pencinta animasi Jepang menuding kreator konten sekaligus pegulat WWE tersebut sekadar mengeksploitasi budaya pop demi mendongkrak popularitas personal.

Gelombang protes langsung membanjiri platform digital. Sebagian besar loyalis menilai karya ikonik ini membawa ikatan emosional mendalam, sehingga kehadiran figur kontroversial di dalam lingkaran mereka memicu penolakan keras. Gejolak ini bahkan memancing perhatian kreator konten populer, IShowSpeed, untuk ikut bersuara.

Sempat merespons lewat persona antagonis khas ring gulat, Logan akhirnya memilih meluruskan polemik ini secara formal melalui tayangan podcast terbarunya, Impaulsive.

Terkejut dengan Eskalasi Protes Netizen

Logan menyatakan tidak menduga bahwa transaksi koleksi tersebut akan memantik kemarahan dalam skala masif. Niat awal yang ia anggap murni sebagai aktivitas hiburan justru berujung pada kecaman global yang tak terbayangkan sebelumnya.

Ia menilai respons yang di berikan publik terlalu berlebihan dan mengarah pada ranah personal. Keheranan muncul dari benaknya mengenai alasan di balik kemarahan kolektif internet hanya karena kepemilikan beberapa buku komik fisik.

Baca Juga :  Cara dan Syarat Dapat Tiket Masuk Ancol Gratis 10 Juli

Paradoksnya, opini publik telanjur terbentuk. Mayoritas tetap memandang manuver finansial tersebut sebagai langkah oportunis untuk menunggangi momentum popularitas industri animasi Jepang.

Melawan Budaya Pembatasan Komunitas (Gatekeeping)

Pernyataan menohok keluar dari mulut Logan saat ia menegaskan bahwa kelompok penggemar tertentu tidak memiliki otoritas mutlak untuk membatasi ruang gerak orang lain dalam menyukai sebuah karya. Baginya, produk kreatif di ciptakan untuk di konsumsi, di koleksi, serta diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Komunitas tidak berhak menentukan siapa yang boleh atau tidak boleh menyukai sebuah hobi,” tegas Logan dalam siaran tersebut.

Hak untuk menonton tayangan, membeli produk fisik, hingga berpartisipasi dalam ruang diskusi digital merupakan kebebasan mutlak setiap individu yang tidak memerlukan validasi atau izin dari kelompok mana pun.

Mengaku Sebagai Pengagum Kasual dan Kolektor

Tanpa ragu, ia mengklarifikasi posisinya yang bukan merupakan pengikut fanatik dari kisah petualangan bajak laut One Piece. Statusnya berada pada level penikmat kasual yang mengagumi karya tersebut tanpa ambisi untuk menghafal seluruh detail narasi cerita.

Baca Juga :  Perfect Crown Tamat dengan Rating Tinggi Meski Tuai Kontroversi

Ketertarikan utamanya berakar pada hasrat besar terhadap perburuan aset-aset langka di dunia. Aktivitas mengoleksi benda berkurasi tinggi memberikan kepuasan tersendiri, termasuk ketika ia melihat peluang pada komik yang memiliki rekam jejak sejarah kuat ini. Eksekusi pembelian murni didasari atas nilai estetika dan nilai historis tinggi yang melekat pada barang tersebut.

Memahami Kedalaman Makna Karya Bagi Publik

Meskipun melayangkan pembelaan, Logan mencoba melihat dari sudut pandang penentangnya. Ia merefleksikan cerita dari IShowSpeed mengenai bagaimana narasi One Piece menjadi instrumen penyelamat mental bagi banyak orang sewaktu krisis pandemi COVID-19 melanda dunia.

Realitas tersebut menyadarkan dirinya bahwa medium ini bertransformasi menjadi pilar kekuatan, sumber motivasi, sekaligus ruang pelarian psikologis bagi para pengikutnya. Momentum friksi ini sendiri terjadi bersamaan dengan meroketnya eksposur global One Piece pasca-kesuksesan serial adaptasi langsung (live-action) di Netflix serta masifnya perputaran pernak-pernik koleksi di pasar global. (Wd/*)

Berita Terkait

Koleksi Properti Kelly Clarkson, dari Mansion hingga Peternakan
Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan
The Hidden Shadows: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Pemain
20 Film Indonesia Terbaru Oktober 2026, Ini Daftar dan Sinopsisnya
Sexy Robot 12 Meter Jadi Ikon Konser The Weeknd Jakarta
Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah
Jule Diamankan Polisi, Dugaan Vape Mengandung Etomidate Masih Diselidiki
Film Resident Evil Terbaru Hadirkan Horor Berbasis Video Game
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Koleksi Properti Kelly Clarkson, dari Mansion hingga Peternakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Rachel Vennya Buka Suara soal Karhutla Kalimantan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:07 WIB

The Hidden Shadows: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Pemain

Selasa, 29 September 2026 - 09:04 WIB

20 Film Indonesia Terbaru Oktober 2026, Ini Daftar dan Sinopsisnya

Senin, 28 September 2026 - 12:04 WIB

Sexy Robot 12 Meter Jadi Ikon Konser The Weeknd Jakarta

Berita Terbaru

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap (Foto: duniagames)

Game

Cheat Guitar Hero Aerosmith PS3 dan Kode Lengkap

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:04 WIB

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate (Foto: duniagames)

Game

Foresters Roblox Tier List Bloodline dan Drop Rate

Rabu, 21 Okt 2026 - 09:07 WIB

Mobile Legends, Saber MLBB, Build Saber, Yangon Galacticos, Tips MLBB (Foto: duniagames)

Game

Build Saber MLBB Semi Tank ala Hann Yangon Galacticos

Rabu, 21 Okt 2026 - 07:03 WIB

Plants vs Zombies 2, Cheat PvZ 2, Tools Modifikasi Game, Game Android, Tips Gaming (Foto: duniagames)

Game

Cheat Plants vs Zombie 2, Daftar Tools Modifikasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:05 WIB

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data (Foto: duniagames)

Game

Cara Ganti Akun ML dengan Aman Tanpa Kehilangan Data

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:53 WIB