Kabarinaja.id – League of Legends Classic resmi menjadi sorotan pada pembaruan Patch 26.15 yang membuka Season 3 tahun ini. Riot Games membawa pemain kembali ke era awal League of Legends melalui berbagai elemen legendaris, mulai dari versi klasik Summoner’s Rift, jajaran champion lawas, hingga item favorit yang pernah mendominasi permainan.
Pembaruan ini bukan sekadar menghadirkan nostalgia. Riot Games juga menyisipkan sejumlah sistem modern agar pengalaman bermain tetap nyaman bagi pemain lama maupun pendatang baru. Kehadiran mode klasik tersebut menjadi salah satu pembaruan terbesar yang di rilis sepanjang musim ini.
Executive Producer League of Legends, Paul Bellezza, mengungkapkan bahwa permintaan menghadirkan kembali pengalaman bermain klasik telah di sampaikan komunitas selama bertahun-tahun.
Menurutnya, tim pengembang tidak berniat mereplikasi League of Legends masa lalu secara utuh. Sebaliknya, mereka ingin menghidupkan kembali atmosfer yang paling di rindukan pemain, sambil tetap menghadirkan sentuhan baru yang sesuai dengan perkembangan game saat ini.
“Kami ingin League Classic terasa seperti rumah bagi pemain lama maupun mereka yang kembali setelah bertahun-tahun,” ujar Paul Bellezza.
League of Legends Classic Hadir dengan Sistem Progress Baru
Pada tahap awal peluncuran, League of Legends Classic menyediakan beberapa mode permainan yang bisa langsung di nikmati seluruh pemain.
Mode tersebut meliputi:
- PvP Draft
- Co-op vs AI
- Custom Game
Riot juga memperkenalkan Classic Level, sebuah jalur progres gratis yang dapat di akses semua pemain.
Melalui sistem ini, pemain akan memperoleh berbagai hadiah setelah menyelesaikan pertandingan, seperti:
- Rune
- Mastery
- Influence Points (IP)
- Blue Essence (BE)
- Beragam aksesori eksklusif
Ketika mencapai Classic Level 10, pemain akan membuka perjalanan baru bertajuk Summoner’s Journey, dengan tingkatan mulai dari Salt hingga Legend.
Sistem progres ini hanya perlu di selesaikan satu kali dan berfungsi layaknya level akun khusus untuk League Classic.
Lebih dari 60 Champion Siap Dimainkan
Salah satu daya tarik terbesar League of Legends Classic adalah kembalinya puluhan champion dari era awal permainan.
Saat peluncuran, Riot menghadirkan:
- 40 champion original
- 20 champion tambahan yang di rilis sepanjang 2009 hingga 2013
Jumlah tersebut akan terus bertambah melalui pembaruan berikutnya.
Pemain yang sebelumnya telah memiliki champion tersebut dapat langsung menggunakannya di League Classic. Sementara itu, pemain baru dapat membuka champion melalui peningkatan Classic Level atau membelinya di Shop.
Riot juga melakukan sejumlah penyempurnaan visual tanpa menghilangkan nuansa klasiknya.
Beberapa pembaruan meliputi:
- Outline bergaya tinta khas League lama
- Efek visual (VFX) yang disesuaikan
- Animasi klasik
- Efek suara yang mengikuti kit original
Item Ikonik dan Rune Lama Kembali Digunakan
Riot Games juga mengembalikan banyak item legendaris yang pernah menjadi favorit komunitas.
Fokus utamanya adalah menghadirkan kembali kombinasi build yang paling di kenang oleh pemain veteran.
Di saat bersamaan, sistem Rune dan Mastery versi lama ikut di hadirkan dengan mekanisme yang jauh lebih sederhana.
Pemain dapat membuka:
- Rune
- Mastery
- Tambahan Rune Page
Seluruhnya di peroleh melalui gameplay dan peningkatan Classic Level.
Rune dan Mastery bawaan juga langsung tersedia sehingga seluruh pemain memiliki kesempatan bermain yang lebih seimbang sejak awal.
Seasonal Classic Pass Hadir dengan Skin Nostalgia
Sebagai bagian dari pembaruan, Riot memperkenalkan Seasonal Classic Pass.
Sistem ini memiliki jalur gratis dan premium yang menawarkan berbagai hadiah, antara lain:
- Influence Points (IP)
- Blue Essence (BE)
- Rune Page
- Emote
- Title
- Skin Classic
- Portrait
Skin Classic menghadirkan kembali tampilan champion sebagaimana era 2009 hingga 2013.
Pemain bisa memperoleh Skin Classic menggunakan Token Skin Classic yang tersedia melalui Seasonal Pass maupun pembelian di Shop.
Riot juga memastikan daftar skin yang kompatibel akan terus di perluas pada update berikutnya.
Sementara itu, fitur Portrait menjadi koleksi baru berupa variasi splash art yang akan muncul saat loading screen.
Pemain dapat mengoleksi berbagai Portrait dan memilih tampilan favorit untuk di tampilkan selama proses memasuki pertandingan.
The Council Beri Pemain Kesempatan Ikut Menentukan Masa Depan Game
Patch 26.15 juga memperkenalkan fitur baru bernama The Council.
Melalui sistem ini, komunitas memperoleh kesempatan memberikan suara terhadap sejumlah keputusan pengembangan League Classic.
Walaupun keseimbangan permainan tetap menjadi tanggung jawab tim developer, pemain dapat menentukan beberapa aspek penting, seperti:
- Champion berikutnya yang akan di tambahkan
- Skin Classic selanjutnya
- Sebagian perubahan gameplay tertentu
Akses menuju The Council di buka setelah pemain meningkatkan Classic Level.
Semakin aktif bermain League Classic, semakin besar pula voting power yang di miliki sehingga kontribusi terhadap keputusan komunitas menjadi lebih signifikan.
League Classic Jadi Bentuk Apresiasi untuk Komunitas Lama
Kembalinya League of Legends Classic menunjukkan upaya Riot Games menjaga hubungan dengan komunitas veteran yang telah mengikuti perjalanan game ini sejak awal.
Alih-alih hanya mengandalkan nostalgia, Riot menggabungkan elemen klasik dengan berbagai penyempurnaan modern agar pengalaman bermain tetap relevan bagi generasi pemain saat ini.
Dengan hadirnya map klasik, champion lawas, item ikonik, hingga sistem komunitas seperti The Council, Patch 26.15 menjadi salah satu pembaruan terbesar yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding musim-musim sebelumnya. (Wd/*)









