Kabarinaja.id – Ajang Tokyo Game Show (TGS) 2026 resmi mengumumkan 80 pengembang independen yang lolos dalam program khusus SELECTED INDIE 80. Melalui inisiatif ini, para developer terpilih berhak mendapatkan fasilitas pameran gratis di area khusus komoditas independen sepanjang pergelaran TGS 2026. Jadwal pameran bergengsi skala internasional tersebut akan berlangsung mulai 17 hingga 21 September 2026.
Perusahaan-perusahaan sponsor internasional ikut memberikan dukungan penuh agar para kreator lokal Jepang maupun mancanegara dapat mempromosikan karya terbaik mereka. Program SELECTED INDIE 80 sendiri menjadi wadah krusial bagi studio skala kecil serta pengembang perorangan tanpa memandang batasan usia, kewarganegaraan, ataupun status profesi. Kehadiran ruang pameran gratis ini mempermudah kreator independen untuk mengenalkan konsep permainan yang sarat orisinalitas, sesuatu yang jarang lahir dari studio besar berskala global.
Tahun ini, panitia TGS 2026 memperkenalkan gebrakan baru berupa SI80 Excellence Awards sebagai sistem penghargaan teranyar. Penghargaan ini di rancang untuk mengapresiasi keunggulan kualitas estetik, kematangan mekanisme permainan, serta aspek pengalaman bermain yang ditawarkan. Tim kurator akan memilih sekitar 10 judul terbaik dari total peserta yang berpartisipasi.
Pihak panitia menjadwalkan pengumuman pemenang pada bulan Agustus, sedangkan prosesi penyerahan trofi akan berlangsung di sela-sela agenda utama Tokyo Game Show. Setiap stan pemenang nantinya berhak memasang tanda penghargaan khusus guna menarik atensi pengunjung umum, jurnalis media, hingga calon mitra bisnis. Program penghargaan ini juga menjadi poros evaluasi mandiri yang melengkapi Sense of Wonder Night (SOWN) yang selama ini fokus pada keunikan ide mentah. Kehadiran penghargaan baru ini diharapkan membuka jalan bagi karya potensial untuk menembus pasar global secara lebih masif.
Berikut adalah daftar lengkap 80 game indie yang terkonfirmasi mengisi stan pameran SELECTED INDIE 80 di TGS 2026:
- Acario Games — Spanyol
- Araish Nightban — Oman
- Artificial Extinction 2 — Kanada
- ATTABOY INTERACTIVE — Prancis
- Amasomes
- Bad Magpie — Inggris
- Balgonia — Spanyol
- BARKOUR — Polandia
- Bexoma — Republik Ceko
- Chum-gaming
- Chasing Rain Games — Kanada
- DeadlyCrow Games — Cile
- Deviation Interactive — Turki
- DONUT PANIC — Inggris
- Double Jack — Prancis
- DOUKUTSU PENGUIN CLUB
- EthrA — Spanyol
- Filmakademie Baden-Württemberg — Jerman
- FILO: Something Flamentous
- Flaming Fowl Studios — Inggris
- Future Entertainment Company — Ukraina
- Gearbyte Games — Singapura
- Gentle Giants
- Go Slimey Go! — Argentina
- HiroshiBoiledPeanuts
- Hubert — Republik Ceko
- HupserF Studios — Inggris
- I want to be a tree (but life has other ideas) — Tiongkok
- IN SILICO — Spanyol
- INTELLICARE — Korea Selatan
- Invincible Rabbit — Tiongkok
- JNR Ueno Station 1979
- Iddocks
- Lockstar — Spanyol
- Looney Dog Productions — India
- Looper Partners — Amerika Serikat
- LudosArts – MAKE IT – — Tiongkok
- megulan
- MONO ENTERTAINMENT
- MOCKEYBOARDON
- Nerium Op.ZERO — Korea Selatan
- Okwari
- F.I.
- U.Q.U.
- Paradoxical — Brasil
- Pat-o-Logic Studio — Swedia
- PlayLab Ditale — Argentina
- Prank Maker
- Puzzle Desk — Kanada
- RIPTSTORM — Singapura
- Room 127
- Safe Flight Games & Joey Schultz — Taiwan
- slepTex — Amerika Serikat
- Smash ‘N Grab — Inggris
- Smiley Dog Studio
- SparkTank — Australia
- Straight Banana — Taiwan
- Stretched Studio — Prancis
- Studio Zef
- StudioWink
- Surume koubou
- Sweet Home — Tiongkok
- Takahiro Miyazawa
- Teach My Little Sister How to Drive — Korea Selatan
- Team Galvanshi
- Team-Reverberate-
- Tempo Lab Games — Australia
- Tokyo Polytechnic University
- TOONLEAGUE
- Trudufu — Polandia
- Tsurunukimaru
- Twenty Ninety Creative — Arab Saudi
- W4S
- Wala Interactive — India
- Wataru Ishizaki
- Watt Studio — Rusia
- We Are So Cooked — India
- Wellness Mechanism
- Wheel Of Games — Spanyol
- YARETA — Taiwan
- Yummy Games — Prancis
(Wd/*)









