Kabarinaja.id – Rockstar Games memicu gelombang perdebatan baru setelah mengumumkan detail resmi mengenai harga, edisi, dan format peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA VI). Di tengah antusiasme yang tinggi, sebagian komunitas gamer justru melayangkan kritik tajam akibat keputusan pengembang yang tidak menyertakan disk fisik di semua edisi permainan.
Keputusan beralih sepenuhnya ke format digital ini berdampak langsung pada strategi pemasaran para mitra, termasuk Sony. Berdasarkan pantauan Reforge Gaming di media sosial X, materi promosi awal PlayStation untuk GTA VI terpaksa di tarik dan di ganti dalam waktu singkat.
Materi iklan digital tersebut kedapatan menampilkan logo lama game dan visual konsol PS5 yang di lengkapi dengan penggerak cakram (disc drive). Visual konsol tersebut di nilai tidak lagi relevan karena seluruh pembeli GTA VI di pastikan wajib mengunduh dan menginstal data permainan secara digital.
Kebijakan peluncuran khusus digital ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan konsumen mengenai masa depan kepemilikan game. Banyak pemain menilai bahwa memiliki disk fisik memberikan jaminan kepemilikan mutlak atas produk yang mereka beli, berbeda dengan lisensi digital yang sewaktu-waktu dapat kedaluwarsa atau di tarik oleh penyedia layanan.
Sebagai salah satu proyek hiburan terbesar dalam sejarah modern, format digital ini di prediksi tidak akan mengganggu angka penjualan total GTA VI. Meski demikian, hilangnya opsi media fisik telah menciptakan jarak dan kekecewaan bagi sebagian kelompok kolektor dan pemain tradisional. (Wd/*)









